Rabu, 22 April 2026

DPRD Tarakan Panggil Dinkes dan BPJS

BPJS Kesehatan Tarakan Harap Ada Satu Puskesmas Sedia Layanan Poli 24 Jam

Kepala BPJS Kesehatan Kota Tarakan, Yusef Eka Darmawan, mengharapkan ada Puskesmas menyediakan layanan Poli 24 jam.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Amiruddin
TribunKaltara.com/Andi Pausiah
BERI PENJELASAN - Kepala BPJS Kesehatan Kota Tarakan, Yusef Eka Darmawan, saat memaparkan kebutuhan poli 24 jam dan layanan yang tak dijaminkan BPJS Kesehatan. Yusef Eka Darmawan mengharapkan ada Puskesmas di Tarakan menyediakan layanan Poli 24 jam. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

Ringkasan Berita:
  • Kepala BPJS Kesehatan Kota Tarakan mendorong layanan poli puskesmas diperpanjang, idealnya hingga 24 jam untuk meningkatkan pelayanan dasar masyarakat.
  • Saat ini puskesmas di Tarakan umumnya hanya melayani hingga sekitar pukul 13.00–13.30 WITA, sehingga dinilai masih terbatas.
  • Ia juga menjelaskan ketentuan layanan BPJS, termasuk jenis layanan yang tidak ditanggung seperti kecantikan, kesuburan, dan kasus yang sudah dijamin instansi lain.

 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Kepala BPJS Kesehatan Kota Tarakan, Yusef Eka Darmawan,  menilai pelayanan Poli adalah layanan dasar yang seharusnya jam operasional bisa lebih diperpanjang.

Diharapkan ada satu Puskesmas yang bisa menerapkan full 24 jam semua layanan Poli.

Selama ini penerapannya di Tarakan termasuk di Puskesmas sebagai faskes pertama, biasanya layanannya ditutup di pukul 13.00 WITA.

Kata Yusef Eka Darmawan, seharusnya layanan Poli lebih panjang waktu layanannya.

Ia mengungkapkan di Pulau Jawa dan Tarakan jauh berbeda. 
 
"Kalau di Jawa sudah mulai ada Poli 24 jam.

Diharapkan di sini ada satu Puskesmas yang bisa buka 24 jam layanan Poli," beber Yusef.

Baca juga: Tunggakan Iuran Peserta BPJS Kesehatan di Tarakan Capai Rp41 Miliar, Wacana Pemutihan Tunggu Perpres

Begitu juga layanan Puskesmas diharapkan waktunya bisa lebih panjang disiapkan.

"Agak panjang sehingga masyarakat kalau sakit gigi nggak nunggu besok gitu kan.

Kondisi ini baru ada IGD saja," ungkapnya.

Ia membenarkan untuk layanan Poli berdasarkan pantauannya, layanan pendaftaran terakhir siang di pukul 13.00 WITA.

"Tapi setahu saya waktu ini pendaftaran memang dibuka sampai dengan jam satu atau  jam setengah dua.

Di atas itu tidak membuka pendaftaran.

Padahal yang namanya layanan dasar kan seharusnya bisa lebih panjang ya," terangnya.

Di kesempatan itu ia juga sekaligus menyampaikan terkait layanan peserta BPJS Kesehatan bisa dilayani di mana saja, tidak harus di faskes pertama, ketika misalnya harus dirujuk ke kota lain.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved