Breaking News:

Virus Corona Tarakan

Layanan RSUD Tarakan Tutup Sementara, RSAL dr Ilyas Tarakan Diminta Kesiapan Pengalihan Pasien

Beberapa layanan RSUD Tarakan tutup sementara , RSAL dr Ilyas Tarakan diminta kesiapan pengalihan pasien.

Penulis: Risnawati
Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI
Kepala RSAL dr Ilyas Tarakan, Letkol Laut (K) dr. Mukti Fahimi (belakang Pangkoarmada II, Laksamana Muda TNI I.N.G Sudiharta) dalam acara peresmian Balai Kesehatan di RSAL dr Ilyas Tarakan, Senin (23/11/20) kemarin. ( TRIBUNKALTARA.COM / RISNAWATI ) 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Beberapa layanan RSUD Tarakan tutup sementara , RSAL dr Ilyas Tarakan diminta kesiapan pengalihan pasien.

Rumah Sakit Angkatan Laut ( RSAL) dr Ilyas Tarakan diminta kesiapan terkait pengalihan pasien, pasalnya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan menutup sementara beberapa pelayanannya.

Kepala RSAL dr Ilyas Tarakan, Letkol Laut (K), dr Mukti Fahimi mengatakan, beberapa waktu lalu dirinya dihubungi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Tarakan, dr Witoyo bahwa sekitar 80 tenaga kesehatan di RSUD Tarakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Baca juga: Tak Main-main, Tito Karnavian dan Kapolri Idham Azis dapat Peringatan dari Presiden Jokowi Soal Ini

Baca juga: Siapa Dewinta Bahar? Berani Desak Jenderal Bintang 2 Polisi Jadikan Gisel Tersangka Video Mesum

Baca juga: Kabar Gembira, Pendaftaran CPNS 2021 Dibuka Bulan Maret, Formasi Lebih Banyak, Simak Syaratnya

"Terkait itu, RSAL diminta kesiapan tentang pengalihan pasien bersama dengan RSU Kota Tarakan. Karena kan RSAL dan RSUKT ini kan melayani BPJS, sedangkan Rumah Sakit Pertamedika kan tidak," ujarnya, Selasa (24/11/20)

Dia menyebutkan, ada dua opsi yang nantinya dapat dilakukan. Pertama, dokter RSUD Tatajan bisa melayani di RSAL dengan menerbitkan surat izin praktek di RSAL yang diterbitkan oleh Kepala Dinas Kesehatan.

"Opsi yang kedua, mungkin bisa berpraktek di RSUKT, dibagi. Karena tidak mungkin semuanya nanti di RSAL," jelasnya.

Untuk pelayanan penyakit dalam, dia mengatakan mungkin tidak perlu bantuan tenaga dokter dari RSUD Tarakan, karena dirinya bisa melayani pasien penyakit dalam. Begitu pula dengan spesialis paru.

"Mungkin yang perlu dilimpahkan itu bedah urologi, bedah ortopedi. Mungkin yang dari RSUD, dokternya akan berpraktek di RSAL," kata dia.

Begitu pula dengan spesialis THT, dia menuturkan untuk alat THT telah tersedia di RSAL, jika dokter spesialis THT RSUD Tarakan ingin berpraktek di RSAL, dirinya pun mempersilahkan.

Baca juga: Satgas Pamtas Yonif 623/BWU Perbaiki Listrik Tenaga Surya di Kampung Dayak, 8 Bulan Tidak Berfungsi

Baca juga: Utamakan Pasien Covid-19 Bergejala, RSUKT Berencana Siapkan Ruang UGD Khusus Tangani Virus Corona

Baca juga: Kondisi Bos Nasdem Surya Paloh Setelah Dinyatakan Positif Covid-19, Berawal dari Penyakit Lain

"Yang kita tidak siap itu dokter mata, alatnya tidak ada. Mungkin dokter mata bisa berpraktik di RSUKT," tuturnya.

Sedangkan untuk perawat, kata dia masih mencukupi untuk melayani pengalihan pasien dari RSUD Tarakan.

"Mungkin nanti secara teknis, memang harus ada surat izin praktek. Karena kalau tanpa itu, kita tidak bisa klaim ke BPJS," lanjutnya.

( TribunKaltara.com / Risnawati )

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved