Peringati Hari Guru Nasional, PGRI Nunukan Beri Tali Asih Kepada 20 Guru Honorer di Sebatik Barat

Peringati Hari Guru Nasional, PGRI Nunukan beri tali asih kepada 20 guru honorer di Sebatik Barat.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
HO/ Ketua PGRI Kabupaten Nunukan
Ketua PGRI Kabupaten Nunukan, Abdul Wahid saat membagikan tali asih kepada seorang guru honorer di Sebatik Barat, Rabu (25/11/2020), pagi. (HO/ Ketua PGRI Kabupaten Nunukan). 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Peringati Hari Guru Nasional, PGRI Nunukan beri tali asih kepada 20 guru honorer di Sebatik Barat.

Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-75 kali ini digelar di halaman SMKN Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu (25/11/2020).

Peringatan HGN kali ini berlangsung secara sederhana, lantaran pandemi Covid-19 di Kabupaten Nunukan tak kunjung mereda.

Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, KSOP Tarakan Razia Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, 6 Kapal Diamankan

Baca juga: PGRI Nunukan Beber 2 Ribuan Guru Honorer di Perbatasan RI-Malaysia, Sebagian Besar di Wilayah Ini

Baca juga: Diperingatan HUT PGRI & Hari Guru Nasional, Wali Kota Tarakan dr Khairul Sampaikan Permohonan Maaf

Sebagai bentuk perhatian dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Nunukan terhadap guru honorer di Sebatik Barat itu, Ketua PGRI memberikan tali asih kepada 20 guru honorer.

"Ini bentuk perhatian dari kami kepada guru honorer. Kalau Mei kemarin kegiatan bagi masker dan sembako juga sudah kita berikan kepada guru honorer yang ada di Nunukan," kata Ketua PGRI Kabupaten Nunukan, Abdul Wahid kepada TribunKaltara.com, saat dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (25/11/2020), pukul 14.30 Wita.

Diketahui ada sekira 2 ribuan guru honorer di Kabupaten Nunukan, sementara itu 3 ribuan guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Sesuai tema nasional HGN yakni 'Bangkitkan Semangat, Wujudkan Merdeka Belajar', Abdul berharap para guru dapat meningkatkan potensi keterampilan IT, untuk memenuhi proses pembelajaran di tengah pandemi Covid-19 secara maksimal.

"Ya semoga saja perekrutan PPPK bulan ini, semua guru honorer mendaftarkan diri dan semuanya lulus. Dua tahun ini tidak ada perekrutan CPNS di Nunukan. Sempat ada tapi masih kurang mencukupi. Semoga ini menjadi kado ulang tahun HGN ke-75, semua lulus," ucap Kepala SDN 05 Nunukan itu.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Nunukan, Muhammad Amin, mengaku diusia yang ke-75, menjadi momen PGRI untuk melakukan evaluasi diri atas capaian yang telah di lakukan.

"PGRI itu mampu mewadahi aspirasi tenaga pendidik dan kependidikan yang menjadi garda terdepan perjuangan pendidikan di negeri ini. Harus ada evaluasi diri biar semakin berkembang dan berkualitas," tutur
Amin.

Menurut Amin, dunia pendidikan saat ini sedang berhadapan dengan revolusi Industri 4.0 bahkan meningkat lebih tinggi.

Namun, tantangan peningkatan sumber daya manusia tidak dapat dihindari.

Baca juga: BREAKING NEWS Usai OTT Menteri Kelautan & Perikanan, Ketua KPK Firli Bahuri Datangi Kaltara Sore Ini

Baca juga: Tegakkan Sanksi Pidana Pelanggaran Perda di Malinau, Kasatpol PP : Sekretariat PPNS Bakal Dibentuk

Baca juga: Peringatan Hari Guru Nasional, Bupati Bulungan Sudjati Harap Terjadi Akselerasi Penguasaan Teknologi

"Harapannya adanya tantangan ini, buat kita terus berbenah, bergerak maju khususnya di bidang pendidikan," ungkapnya.

Sesuai tema HUT ke-75 PGRI dan HGN, Amin meminta kerjasama dari segala pihak, khususnya dalam memastikan anak didik menjadi merdeka dalam belajar.

"Untuk mewujudkan merdeka dalam belajar tentu bukan hanya menjadi tanggungjawab anak didik dan guru namun keterlibatan dan kerja sama orang tua yang mendampingi anaknya di rumah," ujar Amin.

( TribunKaltara.com / Felis)

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved