Breaking News:

Adakan Pelatihan Uji Mutu Kopi Sesuai SNI, KPwBI Kaltara Giatkan Pengembangan UMKM Orientasi Ekspor

Adakan pelatihan uji mutu kopi sesuai SNI, KPwBI Kaltara giatkan pengembangan UMKM orientasi ekspor.

Penulis: Risnawati | Editor: M Purnomo Susanto
HO/Humas BI Kaltara
Yufrizal saat mengikuti Webminar Series 4.0 Jilid VI di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Utara. (HO/HUMAS BI KALTARA) 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Adakan pelatihan uji mutu kopi sesuai SNI, KPwBI Kaltara giatkan pengembangan UMKM orientasi ekspor.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia ( KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menyelenggarakan rangkaian kegiatan pelatihan uji mutu kopi sesuai Standar Nasional Indonesia ( SNI) dan uji cita rasa kopi.

Pelatihan uji mutu kopi sesuai SNI dan uji cita rasa kopi tersebut dilaksanakan secara virtual.

Baca juga: Janji Menag Fachrul Razi Beri Kepastian Pedoman Ibadah Natal di Masa Pandemi Covid-19

Baca juga: Wali Kota Tarakan, dr Khairul Minta Lakukan Jajak Pendapat Terkait Rencana Sekolah Dibuka Januari

Baca juga: Rencana Sekolah Tatap Muka Mulai Januari 2021, PGRI Tarakan Pertimbangkan Saran Orangtua Murid

Diketahui, pelatihan ini merupakan kerjasama KPwBI Kaltara bersama Dinas Pertanian Kabupaten Malinau dan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia yang berkantor di Jember, Jawa Timur.

Kepala KPwBI Kaltara, Yufrizal mengatakan, pelatihan ini ditujukan kepada Kelompok Tani Punan Gong Solok, Setulang, Ledung kopi, Sapuk Kopi, Tebenggaris Jaya, dan Betung Indah Kabupaten Malinau dan Krayan.

Serta pelaku usaha kopi di sisi hilir yaitu Equato, Kopi Asmara Malinau, dan Lagaligo Coffee Tarakan.

"Pelatihan itu kita adakan selama 2 hari, mulai Selasa (24/11/20) sampai dengan Rabu (25/11/20) kemarin. Materi yang disampaikan itu soal uji mutu kopi sesuai standar nasional Indonesia. Kemudian pelatihan uji cita rasa kopi," ujarnya, kepada TribunKaltara.com, Kamis (26/11/20)

Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Republik Indonesia memiliki tujuan untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.

Baca juga: Ikut Arahan Mendikbud Nadiem Makarim, Disdikbud Bulungan Siap Belajar Tatap Muka Mulai Januari 2021

Baca juga: Lepas Kepergian Diego Maradona, Lionel Messi Tulis Pesan Haru untuk Legenda Argentina di Instagram

Baca juga: Pengakuan Pangdam Jaya Setelah Perwakilan FPI Sambangi Markas Mayjen TNI Dudung Abdurachman

Tercermin dari stabilitas atau harga barang dan jasa, serta stabilitas nilai mata uang rupiah terhadap mata uang asing.

Untuk menjaga nilai tukar tersebut, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memperbaiki Current Account Deficit (CAD) dengan cara menggalakkan ekspor.

"Kami terus menggiatkan pengembangan UMKM berorientasi ekspor, dengan salah satu komoditas unggulannya adalah kopi," tuturnya.

( TribunKaltara.com / Risnawati )

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved