Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Berkunjung ke Kota Tarakan, Ini Tips Sukses Bagi Milenial di Masa Pandemi Covid-19 Ala Mario Teguh

Dalam seminar bisnis yang mengusung tema Memanjangkan Umur Kekayaan, terselip tips sukses di masa pandemi Covid-19 ala motivator handal, Mario Terguh.

TRIBUNKALTARA.COM / RISNAWATI
Mario Teguh usai menyampaikan seminar bisnis dengan tema Memanjangkan Umur Kekayaan di Swiss BelHotel Tarakan, Selasa (16/3/2021) malam. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Dalam seminar bisnis yang mengusung tema Memanjangkan Umur Kekayaan, terselip tips sukses di masa pandemi Covid-19 ala motivator handal, Mario Terguh.

Pria kelahiran Makassar, 65 tahun silam itu menyampaikan, banyak orang tidak show up dimasa pandemi Covid-19 ini dengan tiga syarat.

Tiga syarat tersebut yaitu, tidak menampilkan wajahnya, suara tidak terdengar baik, dan suara pun tidak terdengar jelas.

"Kalau kita mau sukses dalam kehidupan seperti ini, wajah harus kelihatan. Jangan sampai ikut zoom, webinar atau apa pun, wajahnya gelap, kepotong-potong. Banyak orang tidak memperhatikan itu," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Selasa (16/3/2021) malam.

Baca juga: Memanjangkan Umur Kekayaan, Mario Teguh: Kembali Menjadi Pribadi yang Bersyukur

Baca juga: Sidang Terdakwa Penyebar Video Syur Gisella Anastasia dan MYD Ditunda, Ada Apa?

Baca juga: Terungkap Prostitusi Online di Samarinda, Polair: Muncikari Tawarkan ke ABK dengan Tarif Rp 2 Juta

Kemudian suara, dia sampaikan jangan main-main dengan suara. Karena suara itu mengindikasikan penghormatan kepada diri sendiri.

Selanjutnya pesan, jebolan IKIP Malang (sekarang Universitas Negeri Malang) menuturnya, orang itu dihargai karena pesannya, orang itu mahal karena pesannya bernilai.

Bagaimana dengan anak muda? Siapa bilang anak muda tidak bisa mahal bahasanya. Dia katakan, konsep bahasa adalah pembeda kelas.

"Anak muda yang berkelas, bahasanya pasti baik. Kalau dikatakan ketinggian, ndak ada masalah," katanya.

"Kalau orang mengeluh, wah bahasa anda ketinggian. Saya ndak harus turun, justru dia yang harus naik, anak muda harus ingat itu," sambungnya.

Artinya, menjadi pribadi yang berkelas, maka pantas bagi kekayaan. Kekayaan itu, tidak melulu tentang uang, mensejahterakan orang lain juga merupakan kekayaan.

Halaman
123
Penulis: Risnawati
Editor: Amiruddin
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved