Kamis, 23 April 2026

Perbatasan RI Malaysia

BBM Kembali Normal di Perbatasan RI-Malaysia, Tapi Harga Semen di Krayan Capai Rp 1,5 Juta Per Sak

BBM di Kecamatan Krayan, Nunukan, kembali normal, namun sederet persoalan lainnya muncul silih berganti menimpa warga perbatasan RI-Malaysia itu.

HO/ Camat Krayan
Warga Krayan antre BBM di APMS Long Bawan, Kecamatan Krayan Induk, belum lama ini. (HO/ Camat Krayan) 

Menurut Haberly, saat ini semen dan besi langka semenjak Malaysia melakukan lockdown.

Alhasil, pembangunan di Krayan jadi berhenti sampai sekarang.

Dampak dari kelangkaan material ini, harganya melambung tinggi.

Sebelumnya, semen dari Malaysia hanya Rp130-150 ribu per sak, kini warga harus membayar Rp1,2 juta per sak semen dari Malinau dan Rp1,5 juta per sak semen dari Tarakan.

Untuk besi ukuran 12 mm harganya Rp300 ribu per batang, sebelumnya hanya Rp80 ribu per batang.

"Dampak dari kelangkaan material bangunan yaitu banyak pembangunan jadi terhenti. Harga dalam negeripun jadi mahal.

Kalau untuk besi 12 mm, sudah jarang sekali dipesan oleh warga. Selain harganya yang mahal juga bawanya ribet harus dipotong atau dilipat.

Besi biasanya hanya digunakan untuk proyek, kalau untuk masyarakat membangun jarang sekali, bisa hitung jari, karena harganya mahal," ujarnya.

Penulis: Febrianus felis

(*)

Berita tentang Perbatasan RI-Malaysia

Berita tentang Krayan

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved