Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Target Pendapatan Tahun Ini Rp 650 Miliar, Imam: Kita Harap Pembelian Kendaraaan Meningkat

Pendapatan asli daerah atau PAD Kaltara, yang berasal dari pajak telah terealisasi sebanyak 20 Persen pada Triwulan 1

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Plt BPPRD Kaltara, Imam Pratikno ditemui di Gedung Gadis Tanjung Selor 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Pendapatan Asli Daerah atau PAD Kaltara, yang berasal dari pajak telah terealisasi sebanyak 20 Persen pada Triwulan 1, atau periode Januari-Maret 2021.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah atau BPPRD Kaltara, Imam Pratikno, saat ditemui di Gedung Gadis, Kamis (8/4/2021).

"Triwulan 1 sudah di atas target 15 persen, kita sekarang sudah sekitar 20 persen, ada sekitar Rp 76 Miliar," ujar Plt Kepala BPPRD Kaltara, Imam Pratikno.

Baca juga: Tekan Angka Kelahiran, 200 Orang di Tarakan Bersedia Pasang Alat Kontrasepsi Jangka Panjang

Terkait target pendapatan tahun ini, Imam mengatakan, terdapat peningkatan target pendapatan, dari Rp 590 Miliar pada tahun 2020, menjadi Rp 650 Miliar di 2021.

"Target kita untuk PAD Tahun ini, Rp 650 Miliar, target kita lebih tinggi dari tahun lalu sekitar Rp 590 Miliar," katanya.

Baca juga: Naik Pesawat, Enam Orang Terlantar di Tarakan Dipulangkan ke Surabaya, Biaya Ditanggung Baznas

Meskipun realisasi pendapatan tidak mencapai 100 persen pada tahun lalu.
Pihaknya meyakini, dengan adanya kebijakan penghapusan Pajak Penjualan atas Barang Mewah atau PPnBM bagi mobil.

Maka akan meningkatkan pendapatan, khususnya dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor atau BBNKB.

Baca juga: Diperbolehkan Salat Tarawih Berjamaah di Masjid, Ketua MUI Malinau Edy Marwan Sebut Ada Syaratnya

"Kalau tahun lalu realisasi kita hanya 97%, karena kendala Covid-19, untuk tahun ini kita harap pembelian kendaraaan meningkat, karena kemarin juga ada penghilangan PPnBM dari pemerintah pusat," katanya.

"Karena kalau wajib pajak beli kendaraan dia
BBNKB masuk, tahun depan dia harus bayar pajak kendaraan STNK kan," tuturnya.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved