Berita Bulungan Terkini

Waspada, Hulu Sungai Kayan Meluap, BPBD Kaltara Sebut Potensi Banjir Besar Tanjung Selor Terulang

Beberapa wilayah yang dilintasi aliran Sungai Pujungan dan Bahau di Malinau meluap.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Amiruddin
TribunKaltara.com / Mohammad Supri
Sejumlah hunian warga di pesisir Sungai Mentarang rusak parah diterjang bencana Banjir di Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Minggu lalu (16/5/2021). (TribunKaltara.com / Mohammad Supri) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Beberapa wilayah yang dilintasi aliran Sungai Pujungan dan Bahau di Malinau meluap.

Di mana dua sungai tersebut bermuara di Kecamatan Peso, Bulungan yang kemudian menjadi wilayah hulu Sungai Kayan.

Sekretaris BPBD Kaltara, Abdul Jalil mengatakan, potensi akan terulangnya banjir besar di Tanjung Selor seperti 2015 lalu cukup besar.

Baca juga: Diterjang Banjir, Jembatan Senilai Rp 9,8 Miliar di Malinau Dilaporkan Hanyut, Akses 2 Desa Terputus

Baca juga: Usai Banjir Melanda Malinau, BPBD Kaltara Malah Mengaku Belum Terima Data Kerusakan dan Kerugian

Baca juga: Banjir Datang Lagi, Bupati Sebut Ini Bencana Terbesar Dialami Kecamatan Bahau Hulu dan Pujungan

Meskipun data yang ia peroleh saat ini, di pos pengataman hulu Sungai Kayan tepatnya di Desa Long Bia, Kecamatan Peso, ketinggian air masih di level 6,5 Meter atau belum dalam tingkat yang mengkhawatirkan.

Selain itu situasi air pasang laut di wilayah hilir sungai dalam kondisi surut.

Hal tersebut ia ungkapkan saat ditemui di Kantor BPBD Kaltara, Kamis (20/5/2021).

"Untuk di Long Bia sekarang masih 6,5 Meter dan itu butuh waktu 12 Jam sampai ke Tanjung Selor, diperkirakan besok Siang atau nanti Malam air sudah mulai tiba di sini," ujar Sekretaris BPBD Kaltara, Abdul Jalil.

"Kalau hanya setinggi itu kita tidak perlu khawatir, karena sekarang juga kondisi air surut," tambahnya.

Menurut Abdul Jalil, bila ketinggian air sudah menyentuh angka 7 Meter maka beberapa wilayah di Tanjung Selor akan terendam.

Adapun bila menyentuh angka 8 Meter ke atas maka potensi banjir besar seperti 2015 akan terulang kembali.

"Dari pengukuran oleh BPBD Bulungan, kalau di sana 7 Meter, mungkin di dalam kota setinggi semata kaki seperti di Jalan Semangka, Imam Bonjol, lalu Bulu Perindu," terangnya.

Baca juga: Sekolah di Malinau Tergenang Banjir, Buku Bacaan dan Perangkat Belajar Mengajar Rusak Terendam Air

Baca juga: Diterjang Banjir Besar, Desa Paking Minta Bantuan Tenaga Medis, Antisipasi Diare & Penyakit Kulit

Baca juga: Korban Banjir Malinau Ceritakan Detik-detik Evakuasi, Kediaman Nyaris Ambruk Ditabrak 3 Rumah Hanyut

"Kalau di sana 8 Meter, itu ada potensi banjir seperti Tahun 2015," katanya.

Hingga kini pihaknya terus melakukan koordinasi baik dari pihak BPBD Malinau maupun BPBD Bulungan

"Tentu kita tetap siaga, tetapi hingga saat ini tidak dalam posisi yang mengkhawatirkan," tuturnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved