Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Serapan Belanja Pemprov Masih Rendah, Wagub Kaltara Yansen Tipa Padan Ungkap Penyebabnya

Yansen Tipa Padan mengatakan rendahnya serapan belanja Pemprov Kaltara, diakibatkan oleh kondisinya yang melanjutkan pemerintahan sebelumnya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Wagub Kaltara, Yansen Tipa Padan saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltara, Tanjung Selor 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Wagub Kaltara Yansen Tipa Padan mengatakan rendahnya serapan belanja Pemprov Kaltara, diakibatkan oleh kondisinya yang melanjutkan pemerintahan sebelumnya.

Di mana berdasarkan data dari Badan Keuangan Aset Daerah atau BKAD Kaltara menunjukan, per Mei 2021 serapan belanja di angka 23,87 Persen, atau sebesar Rp 564.410.270.969,07 dari pagu anggarsn sebesar Rp 2.364.056.627.000,00

Baca juga: Sesuai Visi Misi Pemprov Kaltara, Yansen Tipa Padan Minta Desa Diberi Kewenangan Lebih

Baca juga: Cintai Kebudayaan di Kaltara, Wagub Yansen TP Ingin Kantor Gubernur Dihiasi Ornamen Budaya Lokal

Baca juga: Pergub Pangan Lokal Sudah Siap, Wagub Kaltara Yansen Tipa Padan Minta Masyarakat Lakukan ini

Menurutnya, ketika pasangan Zainal - Yansen menjabat sebagai Gubernur dan Wagub, APBD 2021 telah dibahas dan disahkan.

Ini yang kemudian menyebabkan, banyak program yang telah disusun tidak sesuai dengan visi misi Gubernur dan Wagub terpilih.

Hal tersebut ia ungkapkan usai menghadiri acara rapat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa atau DPMD Kaltara, di Hotel Crown, Tanjung Selor, Rabu (16/6/2021).

"Persoalannya tidak semudah yang dimaksud, karena kami dua ini melanjutkan yang sudah berjalan sebelumnya, dan melanjutkan proses yang sudah ada sebelumnya," ujar Wagub Kaltara Yansen Tipa Padan.

"Dan itu belum tentu semuanya berorientasi dengan prinsip kami, jadi proses ini membutuhkan waktu," katanya.

Pihaknya mengaku, hingga kini serapan anggaran sudah ditingkatkan.

Adapun ke depan, Mantan Bupati Malinau dua periode ini, akan mengevaluasi jajaran Pemprov guna memberikan orientasi agar pekerjaan pegawai sesuai dengan program yang ditetapkan.

Baca juga: Ingin Setiap Ruang Tunggu Kantor Gubernur Kaltara Ada Sudut Baca, Alasan Wagub Yansen

Baca juga: Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti Tiba di Kaltara, Wagub Yansen Harap Moratorium Pemekaran Dicabut

Baca juga: Seratus Hari Kerja Zainal Yansen, Ketua DPRD Kaltara Norhayati Sebut Janji Politik Mulai Berjalan

"Evaluasinya apakah kita di jalan yang benar, lalu orientasi SDM-nya apakah sudah berorientasi pada program," ujarnya.

"Ke depan yang kita orientasi ini sisi kelembagaannya, lalu orang-orang yang bekerja apakah sudah bekerja betul sesuai dengan orientasi program," tuturnya.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved