Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Jubir Satgas Covid-19 Nunukan Sebut Mesin PCR Portable Siap Difungsikan, Berikut Kelebihannya

Juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Nunukan, Aris Suyono menyebut mesin PCR portable yang digunakan untuk pemeriksaan PMI siap digunakan.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
Juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Nunukan, Aris Suyono. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Nunukan, Aris Suyono menyebut mesin Polymerace Chain Reaction (PCR) portable yang digunakan untuk pemeriksaan Pekerja Migran Indonesia (PMI), siap difungsikan.

Menurutnya, keberadaan PCR portable bantuan BNPB di Nunukan belum lama ini, merupakan solusi atas hasil swab test para PMI yang selama ini terlambat untuk diketahui.

"Selama ini hasil swab test para PMI kita datang terlambat. Selesai karantina 5 hari baru datang hasilnya, sementara PMI sudah diberangkatkan, bahkan sudah sampai di kampung halaman," kata Aris Suyono kepada TribunKaltara.com, Jumat (18/06/2021), pukul 15.30 Wita.

Baca juga: Vaksinasi Masyarakat Umum Belum Dilaksanakan, Jubir Satgas Covid-19 Tarakan Beber Alasannya

Baca juga: Pasien Covid-19 di Tana Tidung Bertambah Satu Orang, Miliki Riwayat Perjalanan dari Surabaya

Lebih lanjut Aris katakan, selama ini sampel swab test PMI dikirim ke Tarakan ataupun Surabaya. Untuk bisa mengetahui hasilnya waktu yang dibutuhkan paling lama 5 hari.

"Kalau Tarakan nggak buka pelayanan ya kami kirim ke BBLK Surabaya. Untuk hasilnya tergantung banyak sedikitnya antrean sampel swab testnya. Paling lama 5 hari," ucapnya.

Baca juga: Waspada Varian Baru Virus Corona, Satgas Covid-19 Tarakan Sebut KKP Sudah Sering Lakukan Screening

Baca juga: Pandemi Covid-19, Pengunjung KKMB di Kota Tarakan Berkurang, Berikut Harga Tiket Masuk

PCR portable yang ditempatkan di RSUD Nunukan itu, memiliki kemampuan sekali running 21 sample.

Tak hanya itu, hasil tes juga jauh lebih cepat yakni sekira 2 jam sudah bisa diketahui.

Ilustrasi - vaksin Covid-19. ( TRIBUNKALTARA.COM / SYIFA'UL MIRFAQO )
Ilustrasi - vaksin Covid-19. ( TRIBUNKALTARA.COM / SYIFA'UL MIRFAQO ) (TRIBUNKALTARA.COM / SYIFA'UL MIRFAQO)

"Kita tidak lagi perlu mengirim sampel swab ke Tarakan atau BBLK Surabaya. Lebih cepat kita dapat hasilnya," ujarnya.

Diketahui, Kabupaten Nunukan menerima bantuan 3 unit mesin PCR dari BNPB untuk mengatasi kelemahan pemeriksaan dan deteksi Covid-19 di perbatasan RI-Malaysia.

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19, Babinsa di Tarakan Bagi Masker Gratis ke Masyarakat

Satu unit diantaranya merupakan PCR portable yang akan digunakan bagi PMI yang pulang ke Indonesia melalui Nunukan.

"Jadi kalaupun program pemulangan TKI dari Malaysia dilakukan dalam waktu dekat, Nunukan sudah siap dalam hal pemeriksaan swab," ungkapnya.

(*)

Penulis: Febrianus felis

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved