Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Harga PCR di RSUD Tarakan Turun Jadi Rp 525 Ribu, Plt Dirut Franky: Itu Sesuai Instruksi Presiden 

Presiden RI sudah menginstruksikan Menteri Kesehatan RI untuk menurunkan harga swab test PCR di seluruh daerah. RSUD Tarakan jadi Rp 525 ribu.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
RSUKT di Jalan Hake Babu, Kelurahan Karang Harapan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Presiden RI sudah menginstruksikan Menteri Kesehatan RI untuk menurunkan harga swab test PCR di seluruh daerah.

Di Kota Tarakan, beberapa rumah sakit mulai menerapkan kebijakan itu. Selain Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT), juga ada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan Provinsi Kaltara yang menerapkan hal tersebut.

Dikatakan Plt Dirut RSUD Tarakan Provinsi Kaltara, dr Franky Sientoro, saat ini pihaknya sudah menurunkan harga swab test PCR menjadi Rp 525 ribu.

Baca juga: Tarif PCR RSUKT Rp 525 Ribu, Dirut Joko Beber Daftar Tunggu Banyak, Berasal dari Pelaku Perjalanan 

“Itu sesuai instruksi Presiden RI,” ujarnya.

Dengan harga Rp 525 ribu tersebut, berdasarkan perhitungan dan kesepakatan yang dirapatkan pihaknya sebelumnya.

Baca juga: Ditargetkan Awal September 2021 Laboratorium PCR Malinau Siap Beroperasi, Saat Ini Masih Pengerjaan

“Dengan angka itu, kan subsidi silang juga. Bisa dilakukan. Kalau ditanya untung sekali tidak ada. Mepet sekali, ya sisa-sisa pelayanan yang ada,” bebernya.

Ia melanjutkan, di versi mesin PCR yang dimiliki RSUD Tarakan kategorinya open sistem dan bukan close sistem.

Aktivitas pelayanan di RSUD Tarakan Provinsi Kaltara.
Aktivitas pelayanan di RSUD Tarakan Provinsi Kaltara. (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

“Open sistem kan harga reagen lebih murah,” jelasnya.

Adapun pelayanan swab test PCR sendiri sudah dibuka sejak 19 Agustus 2021 lalu dengan harga terbaru yakni Rp 525 ribu.

Baca juga: H-2 Perpanjangan PPKM, Total Kasus Konfirmasi Covid-19 Malinau 2.308, 301 Suspek Menunggu Tes PCR

Sebelumnya lanjut dr Franky, pelayanan swat test PCR mengacu harga lama yakni di angka Rp 900 ribu per sampel.

Ini dibuka untuk masyarakat umum yang ingin melakukan swab test mandiri seperti untuk keperluan persyaratan perjalanan.

Karena memang di RSUD Tarakan lanjutnya, sejak awal sudah membuka layanan swab test baik antigen dan PCR mandiri.

“Kalau untuk pasien tetap gratis dan tidak berbayar,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved