Berita Malinau Terkini

Awal Tahun 2021, Ratusan Karyawan Termasuk Tenaga Kesehatan RSUD Malinau Sudah Terpapar Covid-19

Sejak permulaan tahun hingga September 2021, ratusan staf, termasuk tenaga kesehatan di RSUD Malinau terinfeksi Covid-19.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
Direktur Utama RSUD Malinau, Ni Putu Ria Citrawati ditemui di RSUD Malinau, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Sejak permulaan tahun hingga September 2021, ratusan staf di RSUD Malinau terinfeksi Covid-19.

Data Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Malinau (RSUD Malinau), dari total sekira 550 jumlah staf, tercatat 138 orang terpapar virus corona tahun ini.

Hal tersebut disampaikan Direkur Utama RSUD Malinau, Ni Putu Ria Citrawati dalam rapat Satgas Penanganan Covid-19 Malinau.

Baca juga: Kepala BKPSDM Budi Prayitno Sebut, Peserta Terpapar Covid-19 Masih Bisa Ikut SKD CPNS Tahun Ini

"Tahun ini, total ada lebih dari 500 staf di RSUD Malinau. Berdasarkan data kami ada 138 staf RSUD Malinau yang terpapar Covid-19," ujarnya, Sabtu (4/9/2021).

Alumni Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran tersebut menerangkan sebagai institusi pelayanan kesehatan, pihaknya menyadari risiko terpapar virus corona lebih tinggi.

Baca juga: Belum Vaksin Kedua Terpapar Covid-19, Masih Bisa Lagi Vaksin, Jubir Devi: Wajib Menunggu 3 Bulan

Menurutnya jumlah 138 staf RSUD Malinau tersebut bervariasi. Mulai dari petugas administrasi, tenaga kesehatan (Nakes) dan tenaga non Nakes.

Hasil pendataan, Ria Citrawati menyampaikan staf yang terpapar bergejala ringan hingga sedang. Karena 80 persen diantaranya telah menerima vaksinasi Covid-19.

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu.
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. (TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI)

"Dari 138 staf kita yang terpapar Covid-19, 80 persen diantaranya sudah menerima vaksinasi dosis dua. Hampir semua staf kami sudah selesai vaksinasi Covid-19," katanya.

Menurutnya, vaksinasi bukan merupakan penangkal virus yang setahun lebih telah mewabah di Bumi Intimung tersebut.

Baca juga: Hampir 70 Persen Nakes di Tana Tidung Sudah Terpapar Covid-19, Berikut Ini Janji Bupati Ibrahim Ali

Dengan vaksinasi diyakini gejala akibat terpapar Covid-19 dapat diminimalisir. Sehingga, dapat menekan gejala yang diderita dan meminimalisir risiko kematian.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved