Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Kemenag Tarakan Terima Surat Penyelenggaran Umrah, 649 Orang Terdafar, Ada Tarik Kembali Dananya

Data terakhir total 649 orang didaftarkan namun belum berangkat. Bahkan lanjutnya ada yang sudah menarik kembali atau membatalkan keberangkatan.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Muhammad Aslam, Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Tarakan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Kabar baik bagi calon jemaah umrah yang saat ini menunggu kepastian keberangkatan ibadah umrah di tahun 2021.

Mengutip Tribunnews.com, Minggu (10/10/2021) lalu, menginformasikan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta telah menyampaikan Nota Diplomatik mengenai dimulainya kembali pelaksanaan umrah bagi jemaah asal Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno LP Marsudi dalam keterangan pers virtual, Sabtu (9/10/2021).

Baca juga: Arab Saudi Perbolehkan Ibadah Umrah, Kementerian Agama Kalimantan Utara Minta Masyarakat Bersabar

“Kedutaan telah menerima informasi dari pihak berkompeten di Kerajaan Saudi Arabia perihal pengaturan dimulainya kembali pelaksanaan umrah bagi jemaah umrah Indonesia,” bebernya.

Lantas bagaimana dengan persiapan yang dilakukan di Kaltara khususnya di Kota Tarakan?

Dikatakan H. Muhammad Aslam, Kepala Seksi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kemenag Tarakan, ia membenarkan pihaknya sudah menerima Surat Edaran Persiapan Penyelenggaraan Ibadah Umrah di Arab Saudi.

Baca juga: Ibadah Umrah untuk Jemaah Indonesia Kembali Dibuka, Menlu Retno: Karantina 5 Hari Dipertimbangkan

“Jadi sudah ada surat dari Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kemenag RI untuk seluruh travel yang ada di Indonesia atau Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU),” ungkap Muhammad Aslam.

Dalam surat edaran itu ada beberapa poin yang disampaikan. Di antaranya, poin pertama yakni mempersiapkan keberangkatan jemaah umrah untuk PPIU khususnya jemaah yang telah mendaftar dan membayar biaya umrah di PPIU.

Ilustrasi ibadah Umrah.
Ilustrasi ibadah Umrah. (Freepik.com)

Ia melanjutkan, memang saat ini sudah ada beberapa PPIU yang mendaftar dan masih menunggu kapan akan dibuka keberangkatan umrah.

Data terakhir total 649 orang yang sudah didaftarkan namun belum berangkat. Bahkan lanjutnya ada yang sudah menarik kembali atau membatalkan keberangkatan karena sudah terlalu lama menunggu kapan akan berangkat umrah.

Baca juga: Antisipasi Dapat Berangkat ke Tanah Suci, SAHI Kaltara Upayakan Calon Jemaah Umrah Divaksin Moderna

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved