Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Komda KIPI Kaltara Sebut, Penerima Vaksin Moderna Paling Banyak Laporkan Efek Samping

Pihak Komisi Daerah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komda) KIPI Kaltara ungkapkan salah satu merk vaksin yakni Moderna sebagai terbesar laporan KIPI.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI
Ketua Komda KIPI Kaltara dr Frangky Sientoro 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Pihak Komisi Daerah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi atau Komda KIPI Kaltara menyampaikan salah satu merk vaksin Covid-19 yakni Moderna sebagai penyumbang terbesar laporan KIPI.

Sebagian besar sasaran vaksinasi yang menerima suntikan vaksin Moderna, dilaporkan merasakan efek berupa demam dan nyeri di sekitar lokasi suntikan.

Hal itu disampaikan Ketua Komda KIPI Kaltara, dr Franky Sientoro dalam kegiatan Dialog Vaksinasi Covid-19 Lintas Sektor, Kamis (4/11/2021).

Baca juga: Realisasi Vaksinasi Pelajar Tembus 3.000 Dosis, Danlantamal XIII Tarakan Sebut tak Ada Laporan KIPI

"Yang paling banyak KIPI itu Moderna karena banyak yang merasakan efeknya," kata  dr Franky Sientoro.

"Efeknya rata-rata demam, dan terasa sakit di lokasi suntikan," tambahnya.

Baca juga: Kepala SMPN 2 Malinau Kota Sebut 95 Persen Siswa Bersedia Divaksin, Sisanya Masih Khawatir KIPI

Pria yang juga menjabat sebagai Plt Kepala RSUD Tarakan itu menjelaskan, efek tersebut ialah KIPI ringan, pihaknya juga tidak menemukan adanya laporan KIPI berat hingga fatal dari vaksinasi merk Moderna.

"Tidak ada yang fatal, tapi memang laporan demamnya banyak dan itu hampir semua merasakan ya," tururnya.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Kalimantan Utara, Agust Suwandy saat melakukan kunjungan kerja vaksinasi massal di Balai Adat Desa Metun Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan itu berlangsung sejak pukul 08.30 Wita pagi tadi bersama Kabinda Kaltara Brigjen TNI Andi Sulaiman.
(TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI).
Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Kalimantan Utara, Agust Suwandy saat melakukan kunjungan kerja vaksinasi massal di Balai Adat Desa Metun Sajau Kecamatan Tanjung Palas Timur Kabupaten Bulungan itu berlangsung sejak pukul 08.30 Wita pagi tadi bersama Kabinda Kaltara Brigjen TNI Andi Sulaiman. (TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI). (TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI)

Karenanya Ia memastikan, vaksin Moderna aman untuk digunakan.

Baca juga: Ketua KIPI Nunukan Beber Persiapan Faktor Biopsikososial Sebelum & Saat Vaksinasi Covid-19 dan Ini

Diketahui, hingga November 2021 Kaltara menerima sebanyak 87.500 dosis vaksin Moderna. Vaksin pabrikan Amerika Serikat ini awalnya ditujukan bagi pemberian booster kepada tenaga kesehatan.

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved