Breaking News:

Berita Nunukan Terkini

Sempat Kecewa tak Lulus PPPK, Guru ini Putuskan Tetap Ngajar Meski Harus Jalan Kaki ke Sekolah

Sempat kecewa karena tak lulus PPPK, guru ini putuskan tetap ngajar meski harus jalan kaki ke sekolah.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
HO/ Daud Guru Honorer
Situasi siswa di perbatasan RI-Malaysia saat belajar di ruangan kelas, belum lama ini (HO/ Daud Guru Honorer) 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Sempat kecewa karena tak lulus PPPK, guru ini putuskan tetap ngajar meski harus jalan kaki ke sekolah.

Masih ingat dengan cerita Beth Lun, peserta tertua pada seleksi PPPK Fungsional Guru tahun 2021 di Nunukan.

Ia dinyatakan tidak lulus passing grade dengan nilai 278.

Baca juga: Angka Cakupan Vaksinasi Nunukan Masih Rendah, Jubir Satgas Covid-19 Kaltara Beber Alasannya

Meski begitu Beth Lun Lembudud (53) masih tetap mau mengajar sebagai guru kelas di SDN 013 Krayan Barat, Kabupaten Nunukan.

18 tahun menjadi guru honorer di perbatasan RI-Malaysia merupakan bentuk pengabdian yang seharusnya mendapat apresiasi dari pemerintah.

Beth Lun menyampaikan tahun ini merupakan kali ketiga dirinya mengikuti ujian seleksi masuk ASN (Aparatur Sipil Negara).

Dengan harapan tahun ini bisa lolos PPPK namun keberuntungan belum memihak padanya.

Tak mudah menjadi guru di daerah perbatasan, lantaran sebuah serba terbatas baik jaringan internet, infrastruktur, termasuk sumber daya manusia.

Namun itu semua tidak membuat semangat mengajar Beth Lun luntur. Bahkan, Beth Lun nyaris tak bisa mengikuti seleksi PPPK tahun ini hanya karena terkendala jaringan internet saat mendaftar.

Tak hanya itu, faktor terbatasnya fasilitas komputer di sekolahnya membuat Beth Lun tidak terbiasa menggunakan komputer. Hingga pada saat tes PPPK, ia terpaksa meminta bantuan kepada panitia seleksi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved