Berita Tarakan Terkini

Lapas Tarakan Temukan Sabu 55,76 Gram Diduga Dilempar dari Luar, Kalapas Beber Kondisi Sarpras & SDM

Lapas temukan sabu 55,76 gram diduga dilempar dari luar, Kalapas beber kondisi sarpras dan SDM Lapas Kelas IIA Tarakan.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH
KPLP Lapas Kelas IIA Tarakan, Chandra bersama Kasat Reskoba Polres Tarakan merilis temuan sabu seberat 55,76 gram, Minggu (5/12/2021) pagi tadi. TRIBUNKALTARA.COM/ANDI PAUSIAH 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Lapas temukan sabu 55,76 gram diduga dilempar dari luar, Kalapas beber kondisi sarpras dan SDM Lapas Kelas IIA Tarakan.

Lapas Tarakan berhasil menemukan narkotika jenis sabu seberat 55,67 gram, Minggu (5/12/2021) sekitar pukul 08.50 WITA pagi tadi di area lingkungan Lapas Kelas IIA Tarakan.

Benda terlarang ini diduga hasil lemparan oknum dari luar Lapas Kelas IIA Tarakan yang salah memprediksi titik jatuh ke dalam wilayah Lapas Kelas IIA Tarakan.

Baca juga: Peringatan Hari Armada RI, Gubernur Kaltara Bersama Danlantamal XIII Tanam Mangrove di Tarakan

Adalah Jufri, salah seorang petugas Lapas Kelas IIA Tarakan saat itu tengah melakukan aksi bersih-bersih.

Dikatakan Kalapas Kelas IIA Tarakan, Yosef Benyamin Yembise melalui Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Kelas IIA Tarakan, Chandra, memang setiap hari minggu selalu ada giat atai aksi bersih-bersih dilakukan di lingkungan Lapas.

Benda terlarang itu akhirnya ditemukan petugas di antara area Pos 5 dan Pos 6 wilayah Lapas Kelas IIA Tarakan.

Setelah diperiksa, benda itu terbungkus dalm plastik hitam dan memiliki ukuran berat sekitar 55,76 gram.

“Jadi ini memanfaatkan momen bersih-bersih karena oknum mungkin sudah memperkirakan posisi Kalapas tidak di tempat kemudian jumlah petugas juga kurang, dari depan masuk kami perketat jadi dia lempar lewat samping,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Chandra, posisi tujuan pelemparan yakni area blank spot yang memang mudah dijangkau namun saat dilempar, benda tersebut salah jatuh.

“Harusnya jatuhnya di kolam tempat mereka mandi, tapi jatuhnya sebelah kiri. Kena seng, pos yang kosong petugasnya, jatuhnya di area dalam antara pos 5 ke pos 6,” jelasnya.

Ia mengungkapkan saat ini memang, untuk personel khusus hari ini tidak ditempatkan di Pos 5 dan 6 karena keterbatasan SDM.

"Pos yang terisi hari ini di Pos 2 dan Pos 4. Jatuhnya di paret area steril. Harusnya jatuhnya kalau dia pas lemparnya, dari titik pelemparan pas jatuh di kolam kamar mandi. Posisi kolam dan tembok itu, antara pembatas itu jatuhnya sebelah kiri harusnya sebelah kanan. Barangnya malah jatuh ke kiri," beber Chandra mewakili Kalapas Tarakan.

Ia melanjutkan, kemungkinan oknum yang bersangkutan mengetahui kondisi di dalam lapas.

Baca juga: Antisipasi Varian Baru Covid-19 Omicron, Pemkot Tarakan Gencar Lakukan Vaksinasi ke Masyarakat

“Kemungkinan sudah tau kondisi dan informasi biasa dari luar ada yang menunggu. Kolam mandi biasa dipakai warga binaan untuk mandi, bak gede,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved