Berita Kaltara Terkini

Balai Karantina Pertanian Tarakan Optimis Program Kementan Gerakan Tiga Kali Ekspor Bisa Terlaksana

Balai Karantina Pertanian Tarakan optimis program Kementan RI Gerakan Tiga Kali Ekspor tahun 2022 bisa terlaksana.

TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Kepala Balai Karantina Pertanian Tarakan Ahmad Alfaraby (TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Balai Karantina Pertanian Tarakan optimis program Kementan RI Gerakan Tiga Kali Ekspor tahun 2022 bisa terlaksana.

Kepala Balai Karantina Pertanian Tarakan, Ahmad Alfaraby menyatakan, selain sukses berpartisipasi mendukung produk lokal pertanian daerah, Provinsi Kaltara ikut masuk pasar luar negeri dari Kementan RI yaitu "Gebyar Ekspor" berupa komoditas para petani palm kelner expeller, lada biji, kakao biji, dan kelner kepala sawit dengan negara tujuan Vietnam dan Malaysia pada akhir tahun 2021 lalu bersama 34 provinsi lainnya di Indonesia.

Ia mengatakan pada Tahun 2022 pihaknya yakin salah satu program Kementrian Pertanian RI lainnya yaitu "Gerakan Tiga Kali Ekspor (Geratieks) di Provinsi Kalimantan Utara dapat terwujud juga tahun 2022 untuk menciptakan bibit pertanian unggul.

Baca juga: Prediksi Hujan di Januari & Februari 2022, BMKG Tarakan Beber Kaledioskop 3 Kejadian Besar di 2021

Lebih lanjut, Ahmad Alfaraby komoditas unggul pertanian pada tahun 2021 lalu di Provinsi Kaltara antara lain palm kelner expeller, lada biji, kakao biji, dan kelner kepala sawit.

"Selain sukses turut berpartisipasi kegiatan Gebyar Ekspor tahun 2021 komoditas pilihan seperti lada biji, kakao ke Vietnam dan Malaysia, kami dari BKP Tarakan juga akan bertanggung jawab, Gerakan Tiga Kali Ekspor dari Kementan RI, sebelum tahun 2024 bisa wujudkan ekspor bibit unggul lainnya," ungkapnya Minggu (2/1/2022).

Sebagai informasi, Geratieks adalah gerakan peningkatan ekspor pertanian yang digagas Mentan RI Syahrul Yasin Limpo untuk menyatukan kekuatan seluruh pemegang kepentingan pembangunan pertanian dari hulu sampai hilir.

Gerakan 3 kali Ekspor ini diharapkan mampu meningkatkan ekspor komoditas pertanian melipatgandakan lalu lintas ekspor pertanian menjadi tiga kali lipat, dengan produksi dapat mencapai tujuh persen per-tahun.

"Dengan peran Balai Karantina Pertanian Tarakan, ini sangatlah penting meningkatkan pelayanan fasilitasi pertanian khususnya bagi ekspor terutama bagi pengusaha yang saat ini sudah melaksanakan aktivitas usaha agribisnisnya maupun yang baru merintis, peluang itu sangat besar,"

Baca juga: Arus Penumpang Speedboat Reguler Rute Nunukan-Tarakan Meningkat, Berikut Jadwalnya

"Jadi Gerakan Aktivitas 3 Kali Ekspor itu aktivitas produksi (on farm) maupun aktivitas pasca produksi (off farm) yang terus dilakukan dengan mendorong pengusaha dan eksportir agar melipatgandakan lalu lintas ekspor pertanian menjadi tiga kali lipat," jelasnya.

Ahmad Alfaraby menyatakan program Gerakan Tiga Kali Ekspor (Geratieks) ini dapat menciptakan ekosistem perekonomian yang modern, sebab, program ini melibatkan penggunaan teknologi, digitalisasi, riset, jejaring maupun kerja sama antara semua pihak baik hulur hingga hilir.

"Yang jelas program Geratieks ini memberikan kemudahan ekspor komoditas pertanian lancar, tidak ada hambatan-hambatan di pelabuhan, kemudian kita melakukan pemeriksaan di tempat pemilik komoditas Lada, Kakao seperti itu," ungkapnya.

Penulis : Georgie Sentana Hasian Silalahi

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved