Berita Tarakan Terkini

Vaksinasi Booster Baru Bisa Diberikan Enam Bulan Setelah Dosis Kedua, Segini Tarakan Vaksinnya 

Jubir Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti membeberkan takaran yang harus disuntikkan saat vaksinasi booster.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH
Kategori lansia sudah bisa melakukan booster asal memenuhi syarat yang ditentukan. Tampak aktivitas vaksinasi Sinovac bagi lansia di Puskesmas Gunung Lingkas 2021 lalu 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Juru Bicara (Jubir) Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kota Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti membeberkan takaran yang harus disuntikkan saat vaksinasi booster nanti digelar.

Ketentuannya dikatakan dr. Devi Ika Indriarti, dari pusat untuk yang sudah diberikan vaksinasi Sinovac dosis pertama dan kedua, boleh diberikan setengah dosis Pfizer atau setengah dosis AstraZeneca.

“Kalau AstraZeneca kita gak punya. Pfizer juga kita belum punya. Kemarin dosis kedua Pfizer juga masih menunggu. Kemudian yang menggunakan AstraZeneca dosis pertama dan dosis kedua, bisa dapat booster Moderna,” sebutnya.

Baca juga: Kemenkes RI Izinkan Tarakan Gelar Vaksinasi Booster, Satgas Covid-19 akan Prioritaskan Lansia. 

Untuk itu lanjutnya, pihaknya masih akan memilah terlebih dahulu siapa lansia yang bisa disuntikkan booster karena mengingat masa usia yang ditentukan yakni 6 bulan dari dosis kedua.

“Setelah enam bulan baru bisa dilakukan vaksin booster. Harus melakukan koordinasi dan juga rekonsiliasi masalah vaksinnya begitu juga alat suntiknya semua harus dipersiapkan,” beber dr Devi Ika Indriarti kepada TribunKaltara.com.

Baca juga: RSUD dr H Jusuf SK Rencanakan Pakai Pfizer, Punya Komorbid Terkontrol Bisa Ikut Vaksinasi Booster

Ia melanjutkan, alat suntiknya juga diakui masih terbatas karena penggunaannya setengah dosis, di mana misalnya pemberian vaksin 0,50 ml sebelumnya, maka untuk booster diberikan sebanyak 0,25 ml.

“Kemudian Moderna atau Pfizer yang sebelumnya diberikan 0,30 ml, maka untuk boosternya diberikan 0,15 ml,” bebernya.

Kategori lansia sudah bisa melakukan booster asal memenuhi syarat yang ditentukan. Tampak aktivitas vaksinasi Sinovac bagi lansia di Puskesmas Gunung Lingkas 2021 lalu
Kategori lansia sudah bisa melakukan booster asal memenuhi syarat yang ditentukan. Tampak aktivitas vaksinasi Sinovac bagi lansia di Puskesmas Gunung Lingkas 2021 lalu (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

Ia menambahkan dari pusat sudah menyampaikan akan memberikan alat suntik auto disable syiringe (ADS) jika nanti Tarakan masuk sebagai daerah pelaksana booster.

Ia melanjutkan, untuk lansia saat ini sebenarnya sudah bisa dilakukan sambil menunggu instruksinya lebih lanjut.

Baca juga: Vaksin Booster Dimulai Hari Ini Dilakukan di Dinkes Bulungan, Masyarakat Belum Terlalu Antusias

Berbeda dengan mereka yang berusia 18 tahun ke atas. Masih bertahap atau berjenjang.

“Jadi 237 daerah dulu yang ditentukan sebelumnya, baru nanti yang lainnya,” urainya seraya menambahkan, vaksinasi booster diberikan secara gratis alias tak berbayar.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved