Mutiara Ramadan
Amalan Terbaik di Bulan Terbaik (Ramadhan)
Saya yakin kita semua sepakat bahwa Ramadhan adalah bulan terbaik dari segala bulan ditinjau dari aspek apapun
Oleh: Syamsi Sarman, SPd (Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Kaltara)
TRIBUNKALTARA.COM - Saya yakin kita semua sepakat bahwa Ramadhan adalah bulan terbaik dari segala bulan ditinjau dari aspek apapun.
Baik dari sisi amalan, ganjaran, keistimewaan, maupun dari sisi pengampunan dan peluang masuk syurga dan seterusnya.
Pertanyaannya adalah apa yang kita lakukan di dalam bulan terbaik itu?
Akan sangat disayangkan jika momentum terbaik ini, tapi justru kita menjalaninya dengan biasa-biasa saja. Itulah ketertarikan saya sehingga tulisan ini saya beri judul amal yang terbaik di bulan terbaik.
Sesungguhnya amal yang kita lakukan di bulan Ramadhan ini sama saja dengan amal di bulan Ramadhan tahun-tahun sebelumnya.
Mulai dari makan sahur, buka puasa, tidak makan tidak minum dan menahan syahwat, sholat tarawih, bayar zakat dan seterusnya sampai tiba lebaran.
Baca juga: Pancasila dalam Perbedaan Awal Ramadhan Tahun 2022
Lantas apanya yang terbaik? Cara kita melakukannya yang perlu diperbaiki.
Pertama, tentang puasa terbaik.
Ada satu hal yang menurut saya perlu dan sangat penting diperhatikan oleh orang yang berpuasa, yaitu tentang penggunaan handphone (HP) saat berpuasa.
Bukan berarti saya mengesampingkan perhatian kita kepada perkara lainnya.
Menurut saya perkara HP ini adalah perkara terkini. Selama ini kita kita sering mendengar hadits Rasulullah yang menyatakan nanti banyak orang yang berpuasa tetapi ia tidak mendapatkan apa-apa kecuali lapar dan haus.
Rasulullah juga pernah mengatakan barang siapa yang berpuasa tetapi tidak bisa meninggalkan perkataan kotor dan sia-sia maka Allah tidak berhajat terhadap tidak makan dan minumnya itu.
Perilaku orang di era digital saat ini yang namanya berkata kotor dan berbuat hal yang sia-sia itu tidak lagi ditunjukan dengan ucapa verbal melalui lisannya atau perilaku tangan dan kaki secara fisik.
Cukup dengan jari-jarinya, duduk menyendiri atau baring-baring di kamar. Hanya dalam hitungan menit, ia sudah menebar berbagai perkataan kotor dan sis-sia.
Baca juga: Lakukan 4 Amalan Sunnah ini, Nambah Pahala Lengkap Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadan di Bulungan
Dua jam, tiga jam sampai berjam-jam dari bangun tidur hingga tertidur lagi ia asyik dengan HP nya.
Berapa banyak perkataan kotor dan perbuatan sia-sia yang sudah ia lakukan melalui alat teknologi itu.
Dengan itu ia bukan saja telah melalaikan ibadah dan amal utama bagi orang yang berpuasa, tetapi tanpa ia sadar telah memproduk dosa-dosa dan menghilangkan pahala puasa yang dilakukannya.
Maka untuk mendapatkan puasa yang terbaik, hendaklah seseorang berusaha mengurangi penggunaan HP jikalah tidak bisa meninggalkannya secara totalitas.
Pasti tidak mudah, karena HP sudah menjadi “syahwat digital”.
Orang akan sulit berpisah dengannya, ketagihan, selalu menggoda dan menarik untuk dibuka dan dimainkan. Kalau sudah dibuka dan dimainkan biasanya sulit untuk berhenti.
Dibutuhkan kesungguhan dan kemauan yang keras untuk melawan godaan itu. Mungkin bisa dengan cara mengatur waktu penggunaannya kecuali untuk keperluan komunikasi.
Ambil waktu yang sekiranya tidak mengganggu ibadah wajib dan sunnah, tidak mengurangi masa-masa beramal shaleh.
Ambillah waktu pribadi seperti saat istirahat untuk tidur dan bersantai. Dengan kata lain, kalau sudah di masjid maka seriuslah untuk sholat dan berzikir. Jangan sambil memainkan HP.
Baca juga: Apakah Nangis Batalkan Puasa? Simak Juga Hukum Berhubungan Suami-Istri Malam Hari di Bulan Ramadhan
Kalau menjelang buka puasa, gunakanlah untuk berzikir dan berdoa. Jangan sambil memainkan HP.
Kalau selesai makan sahur, gunakanlah untuk membaca Al Quran, jangan memainkan HP. Dan seterusnya.
Silakan saudara memenej waktu sepanjang Ramadhan ini dengan cerdas dan bijak untuk ibadah dan beramal sholeh agar tidak didominasi oleh HP. (bersambung)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Samsi-MUI.jpg)