Berita Tarakan Terkini

Parah! Pria Ini Nekat Lakukan Pencurian, Ancam Pembantu Pakai Sajam dan Bawa Uang Rp 4 Juta

SA Pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Cenderawasih pada Senin 31 April 2022 lalu, SA ancam pembantu rumah tangga agar serahkan uang tunai.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ RISKI-ISTIMEWA
Pelaku SA saat dirilis oleh Kapolsek Tarakan Barat belum lama ini. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Aksi yang dilakukan SA, pelaku pencurian dengan kekerasan di Jalan Cenderawasih pada Senin 31 April 2022 lalu, harus menjadi pelajaran bagi warga Tarakan.
SA, nekat masuk ke rumah warga dan mengancam pembantu rumah agar menyerahkan uang tunai yang ada di dalam rumah.

Korban tak terima pun segera melaporkan ke Polsek Tarakan Barat. Unit Reskrim Polsek Tarakan Barat berhasil mengamankan SA pada 11 Mei 2022 lalu.

SA diketahui nekat masuk ke rumah milik salah seorang warga di Jalan Cenderawasih Kelurahan Karang Anyar sekitar pukul 09.00 WITA pada Senin (31/4/2022) lalu.

Baca juga: Residivis Pencurian Berulah Lagi, MA Ternyata Baru Keluar Penjara Sepekan, Tertangkap di Kasus Sama

Dari tangan pelaku diamankan barang-barang yang merupakan hasil kejahatan yang dilakukan SA.

“Pelaku masuk ke rumah seseorang, lalu mengancam dan mengambil uang orang tersebut. SA mengambil uang dari pembantu rumah tangga atau housekeeping di rumah tersebut," beber Kapolres Tarakan AKBP Taufik Nurmandia melalui Kapolsek Tarakan Barat, IPTu Angestri Budi Reswanto.

Ia melanjutkan, berdasarkan penuturan housekeeping tersebut, MA mengancam menggunakan senjata tajam.

Baca juga: Terekam CCTV Identitas Pelaku Dikantongi, Polres Tarakan Beber Kronologi Pencurian Uang Rp 400 Juta

Atas kejadian tersebut lanjutnya, korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 4 juta.

Setelah ditelusuri, ternyata pelaku sudah melakukan dua kali aksinya.

"Oleh yang bersangkutan pada saat kali kedua dilakukan, sempat ribut. Korban datang ke Polsek Tarakan Barat, melaporkan hal ini. Unit personel Tarakan Barat secara persuasive melaporkan pelaku,” ujarnya.

Ilustrasi pencurian.
Ilustrasi pencurian. (Lucky Business)

Diketahui SA juga tidak memiliki tempat tinggal tetap. Adapun barang bukti yang diamankan juga didapatkan di teras rumah warga.

“Setelah dilaporkan langsung ditindaklanjuti,” jelasnya.
Atas kejadian tersebut, SA disangkakan pasal 365 Ayat 1 dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Baca juga: 7 Anak di Bawah Umur Terlibat Pencurian di KTT, Ada yang Cuma Ikutan, Pelaku Diserahkan ke Orangtua

Karena pelaku SA juga memiliki modus yakni melihat rumah tidak ada penjaga maka langsung masuk ke dapur.

“Kemudian mengancam penjaga rumah dengan sajam. Sajamnya tidak ditemukan, sarungnya ada. Penjaga rumah menyerahkan uang, korbannya dua, yang satu mengalami kerugian Rp 1 juta dan korban yang lainnya mengalami kerugian Rp 3 juta," ujar Iptu Angestri Budi Reswanto.

Adapun hasil kejahatan digunakan SA membeli baju. SA juga tercatat sebagai residivis.

Baca juga: Mencoba Kabur, Residivis Pencurian di Sebatik Timur Nunukan Ditembak, Begini Nasibnya Sekarang

“Pelaku residivis, tabrak motor tahun 2020 lalu. Motor orang lain, ada pengrusakan lalu diamankan,” pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved