Berita Malinau Terkini
Telan APBD Lebih Rp 10 Miliar, Kades di Malinau Selatan Hilir Tagih Progres Proyek Jalan Ring Road
Telan APBD lebih Rp 10 miliar, Kepala Desa atau Kades di Malinau Selatan Hilir tagih orogres proyek jalan ring road di Malinau.
Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Belum optimalnya akses ke sejumlah desa di Malinau Selatan Hilir menjadi kendala besar kemajuan Desa Wisata di Malinau.
Permaslahan ini disampaikan sejumlah perwakilan desa di Malinau Selatan Hilir.
Diantaranya, Desa Punan Gong Solok, Setulang, Batu Kajang, Setarap dan desa sekitarnya.
Disampaikan Kepala Desa Setulang, Udau Hanscov memaparkan satu diantara kendala memaksimalkan sektor wisata adalah kondisi jalan.
Baca juga: Rekrutmen Pengawas Pemilu Sering Terkendala Persyaratan, Bawaslu Malinau Minta Kelonggaran
Desa Wisata Setulang merupakan satu dari sekian Desa Wisata di Malinau yang terkenal dengan wisata Tane' Olen.
Destinasi berbasis ekowisata di Malinau Selatan Hilir.
"Jalan ini adalah aset Pemprov. Sebelumnya sudah dikerjakan, tapi terakhir baru sampai Jembatan Lidung Keminci. Sementara, pengerjaannya harusnya sampai Setulang," ujarnya saat dialog bersama Ketua DPRD Kaltara.
Anggaran peningkatan jalan Ring Road dari Desa Sempayang ke Desa Batu Kajang sebelumnya telah diprogramkan melalui APBD Provinsi 2020.
Udau Hanscov menerangkan, progres jalan tersebut belum juga sampai ke Desa Batu Kajang dan juga setulang.
"Reses anggota DPRD Kaltara beberapa waktu lalu itu, dikatakan jalan ini sampai Setulang. Hampir setiap tahun kami sampaikan dalam Musrembang Kecamatan melalui usulan sektoral," katanya.
Hal yang sama disampaikan Kepala Desa Batu Kajang, Sidik.
Tindaklanjut proyek yang menelan APBD Kaltara senilai Rp 10,8 miliar tersebut masih belum tuntas.
Baca juga: Jadwal Speedboat dari Malinau ke Tarakan, Cek Keberangkatan Akhir Pekan Ini Minggu 24 Juli 2022
"Seperti disampaikan Kades Setulang, kami tiap tahun mengusulkan ini. Kurang lebih 6 KM panjangnya. Sampai sekarang belum jadi. Pasar Inai itu hasil taninya dari kami, sudah disiapkan pasar, tapi tidak bisa antar hasil panen," katanya.
Perwakilan Kepala Desa di Malinau Selatan Hilir meminta tindaklanjut pelaksanaan jalan tersebut.
Jalan antar kecamatan tersebut telah dianggarkan oleh Pemprov Kaltara untuk pengelolaan jalan ring road di Malinau.
(*)
Penulis : Mohammad Supri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/jalan-sulit-dilalui-kendaraan-bermotor-menuju-ke-arah-destinasi-wisata-setulang-agrg.jpg)