Berita Bulungan Terkini
Dorong Percepatan, PSN Dijaga Ketat Kejari Bulungan Karena Ada Potensi Oknum Mafia Tanah
Jaga pengamanan Proyek Strategis Nasional KIPi Tanah Kuning-Mangkupad Tanjung Palas Timur, Kejari Bulungan koordinasi dengan pemerintah dan investor.
Penulis: - | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Kejaksaan Agung memerintahkan seluruh jajaran kejaksaan untuk melakukan pengamanan Proyek Strategis Nasional (PSN) di daerah. Hal itu dilakukan untuk percepatan pelaksanaan kegiatan investasi.
Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Bulungan, Alexius Brahma Tarigan saat dikonfirmasi mengatakan,hingga saat ini Kejari Bulungan masih terus melakukan pengamanan kegiatan investasi di daerah.
Salah satunya, kata Alexius pembangunan Kawasan Industri Park Indonesia (KIPI) Tanah Kuning-Mangkupadi di Tanjung Palas Timur, Bulungan bahkan, sudah dikoordinasikan dengan beberapa pihak terkait.
Baca juga: Vikri Haris Terpilih sebagai Ketua HIPMI Bulungan, Siap Dorong Pengusaha Muda Ambil Peluang di PSN
“Iya, kami sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah maupun investor,” ungkapnya Rabu (3/8/2022).
Skema koordinasi, kata Alexius, dilakukan agar adanya stabilitas dan transparansi kegiatan investasi di Bulungan khususnya, yang berkaitan dengan perizinan.
“Kita akan terus melakukan pengamanan kegiatan investasi untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana awal,” ujarnya.
Baca juga: Bisa Hasilkan Listrik Hingga 1.375 MW, Pemprov Kaltara Usulkan PLTA Mentarang di Malinau jadi PSN
Berdasarkan pemantauan di lapangan, saat ini pembangunan kawasan industri memang masih terkendala terkait pembebasan lahan. Menurutnya, persoalan ini harus didetailkan terlebih dahulu.
“Jadi, mana lahan yang tumpang tindih. Itu harus diurai terlebih dahulu,” bebernya.

Sehingga, pembangunan kawasan industri itu bisa segara terlaksana tanpa mengorbankan masyarakat.
Menyoal apakah sejauh ini ada ditemukan oknum mafia tanah, Alexius mengatakan, untuk sementara belum ada indikasi ke arah sana, karena yang terjadi saat ini masih bersifat keperdataan.
Baca juga: Akan Koordinasi Dengan OPD Terkait, Bappeda Litbang Bulungan Usulkan Proyek PLTA Kayan jadi PSN
“Jadi, yang terjadi sekarang ini masih ada yang saling klaim atas kepemilikan lahan tersebut,” ujarnya.
Karena itu, Kejari Bulungan menyatakan bahwa sampai saat ini belum ditemukan adanya indikasi oknum mafia tanah. Namun, bukan berarti tidak ada potensi ke arah sana.
“Kalau potensi itu tetap ada. Tetapi, sekarang ini belum kita temukan. Mangkanya, sekarang ini kita terus mengurai persoalan di lapangan untuk memastikan apakah ada oknum mafia tanah atau tidak,” tegasnya.
Selain kegiatan investasi KIPI, Kejari Bulungan juga turun melakukan mengawal pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Kayan di Kecamatan Peso, Bulungan.
Baca juga: Percepat Pembangunan KIPI di Kaltara, TNI-Polri dan Pemkab Bulungan Bentuk Posko Pengamanan PSN
“Iya, selain KIPI kita juga terus mengawal kegiatan investasi PLTA,” ujarnya.
(*)
Penulis: Georgie Sentana Hasian Silalahi