Berita Bulungan Terkini

Sidak Pasar Induk, Komisi II DPRD Bulungan Temukan Plafon Ruko Rusak, Panggil Disperindagkop

Sidak di Pasar Induk Tanjung Selor, Komisi II DPRD Bulungan temukan atap dan plafon ruko rusak. Dewan juga soroti parkir, retribusi dan harga sembako.

TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bulungan melakukan sidak di Pasar Induk Tanjung Selor dan berdiskusi dengan pedagang Kamis (1/9/2022) 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Komisi II DPRD Kabupaten Bulungan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Induk, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), Kamis (1/9/2022) .

Dalam sidak tersebut, anggota Komisi II menemukan ada atap dan plafon ruko di Pasar Induk yang sudah rusak.

Selain itu, Dewan juga menyoroti tiga poin penting saat sidak di Pasar Induk Tanjung Selor itu.

Pertama parkiran, Kedua retribusi dan Ketiga harga komoditas sembilan bahan pokok (sembako).

Baca juga: BPOM Sidak Pasar Jelang Lebaran, Petugas Temukan 14 Produk Kedaluwarsa, Langsung Dimusnahkan

"Untuk perparkiran ini, banyak dikeluhkan oleh masyarakat yang disampaikan ke meja DPRD Bulungan," ucap Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bulungan, Muhamad Nafis.

Pria yang akrab disapa Nafis mengatakan, penataan parkir pasar masih kekurangan personil yang mengaturnya," ucapnya.

Sehingga, kata M Nafis ada usulan untuk menambah tenaga yang mengatur parkiran.

Baca juga: Jelang Lebaran Idul Fitri, Satgas Pangan Bulungan Sidak Pasar dan Toko, Temukan Minuman Kadaluarsa

"Usulannya kami perlu tambahan tenaga untuk mengatur parkiran. Hanya saja, jika berbicara tambahan personelnya ini selaras dengan operasional, otomatis anggaran akan bertambah untuk mengaji petugas parkir," ucapnya.

Namun yang menjadi kendala saat ini, kata Nafis yakni kondisi keuangan yang belum cukup untuk menambah pegawai di Pasar Induk Tanjung Selor.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bulungan Muhammad Nafis saat diwawancarai beberapa awak media di Pasar Induk Tanjung Selor.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bulungan Muhammad Nafis saat diwawancarai beberapa awak media di Pasar Induk Tanjung Selor. (TRIBUNKALTARA.COM/ GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI)

Saat dilakukan sidak ditemukan pula pembangunan ruko yang tidak difungsikan serta peruntukan yang belum sesuai dengan kebutuhan. Ada juga ruko yang tidak terisi dalam kurun waktu lama.

"Ongkos ruko dikeluhkan, karena beberapa ditemukan plafonnya bolong. Ketika hujan, atap tersebut bocor.Ini masih kita bicarakan dengan Dinas teknis soal mekanismenya," ucapnya

Baca juga: Tim Gabugan Sidak Pasar di Malinau Kota, Petugas Temukan Harga Sejumlah Komoditas Berpotensi Naik

Bahkan usai sidak dilakukan, DPRD Bulungan akan hearing bersama Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan (Diskoprindag) juga libatkan Dinas Perhubungan (Dishub).

"Kita akan bahaskan bersama di dewan, terkait dengan hasil sidak di Pasar Induk. Sedangkan persoalan aset yang kurang tertata dengan rapi, kami masih akan kaji oleh tim Dewan dengan melibatkan dinas teknis seperti Disperindagkop dan Dishub," ungkapnya.

(*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved