Berita Kaltara Terkini

Jalan Penghubung di Krayan Longsor, Dinas PUPR Perkim Kaltara Akan Buat Jalan Baru

Dinas PUPR Perkim Kaltara sebut pergerakan tanah dan longsor masih terus terjadi hingga Rabu kemarin. Tentu akan dibuat jalan baru bagi masyarakat.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ HO-Dinas PUPR Perkim Kaltara
Kondisi jalan penghubung Krayan Induk-Krayan Selatan yang tertimbun longsor. Dinas PUPR Perkim Kaltara mengatakan akan membuat rute jalan baru menggantikan rute saat ini yang tertimbun longsor 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Jalan penghubung antara Krayan Induk dengan Krayan Selatan, di Nunukan, Kaltara, terputus akibat longsor.

Longsor yang terjadi sejak pekan lalu dan diikuti dengan longsor susulan itu menyebabkan sekitar 300 meter ruas jalan yang merupakan jalan provinsi itu tertimbun material longsor.

Menurut Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinas PUPR Perkim) Kaltara, pergerakan tanah dan longsor masih terus terjadi hingga Rabu kemarin.

Baca juga: Pendistribusian Bahan Pokok 13 Desa di Krayan Terganggu, Jalan Penghubung Putus Akibat Longsor

Tim Dinas PUPR Perkim Kaltara yang dipimpin oleh Kepala Dinas, Datu Iman Suramenggala, telah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap ruas jalan yang tertimbun longsor itu.

Menurut Datu Iman, dari hasil monitoring dan evaluasi tidak ada cara lain selain membuat jalan baru dengan rute yang berbeda dari rute jalan longsor saat ini.

Baca juga: Bencana Longsor Buat Warga Krayan Selatan Terisolir, BPBD Nunukan Tetapkan Status Tanggap Darurat

"Longsoran ini tidak ada alternatif lain, kita harus pindahkan trase jalan, jadi penanganannya kita bikin jalan baru," kata Datu Iman Suramenggala, Kamis (15/9/2022).

"Penanganan sementara tidak ada, karena memang longsor lagi, runtuh lagi, karena masih bergerak tanahnya di sana, dan memang cuaca di sana hujan, jadi kita akan buat alternatif jalan baru," ujarnya.

Kepala Dinas PUPR Perkim Kaltara, Datu Iman Suramenggala
Kepala Dinas PUPR Perkim Kaltara, Datu Iman Suramenggala (TRIBUNKALTARA.COM/ MAULANA ILHAMI FAWDI)

Datu Iman menjelaskan, rencana membuat rute jalan baru dipastikan aman dari longsoran. Sebab lokasinya tidak berada di lereng gunung seperti kondisi jalan eksisting saat ini melainkan akan membelah gunung.

"Panjangnya itu sekitar 300-400 meter dengan estimasi 1-2 bulan, lokasinya itu di sisi gunung di sebelahnya, jadi kita seperti buat sodetan untuk menyambung jalan," katanya.

Baca juga: BPBD Kaltara Sebut Longsor di Krayan Nunukan, Akibatkan 200 Meter Ruas Jalan Penghubung Terputus

"Dan jalan baru itu aman, karena dia bukan tebing, tapi dia gunung jadi elevasinya kita turunkan," ujarnya.

Terkait rencana pembangunan jalan baru, Datu Iman mengatakan, tujuan jangka pendek ialah agar jalur distribusi di daerah perbatasan itu dapat kembali normal.

Karena itu, target pembangunan jalan baru tidak sampai kondisi jalan agregat ataupun kondisi jalan aspal.

Baca juga: Usai Terima Laporan, PMK Tarakan Kerahkan Personel Lakukan Pencarian Korban Tertimbun Tanah Longsor

"Yang penting orang dan logistik bisa lewat, lebarnya 5 meter untuk yang akan kita buka," tuturnya.

 

 

 

 

 

(*)

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

 

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved