Berita Malinau Terkini

Desa Terluar di Malinau Adopsi Sistem Informasi Daring, Bentuk Transparansi dan Promosi Wilayah

Desa Terluar di Malinau adopsi sistem informasi daring, bentuk transparansi dan promosi wilayah, wadah memamerkan sejumlah inovasi desa dan wisata.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Ilustrasi, Sungai Mentarang di Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu. (TribunKaltara.com / Mohammad Supri) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Sejumlah desa di wilayah pedalaman dan perbatasan Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara telah mengadopsi sistem informasi digital atau SID.

Diantara desa yang telah tersambung pengolahan informasi secara online diantaranya Desa Data Dian, Long Alango, Apau Ping, Long Jalan dan Long Pada, Senin (19/9/2022).

Pemerintah desa bekerja sama dengan Komunitas Konservasi Indonesia atau KKI Warsi juga sudah membangun aplikasi serupa di berbagai wilayah lainnya.

Kepala Desa Long Pada, Faridan Liwah menerangkan laman resmi desa yang telah dibangun lebih setahun di desanya adalah bentuk dukungan terhadap transparansi pengelolaan desa.

Baca juga: Satgas Pamtas Didik Siswa SMAN 2 Long Nawang Malinau, Jadi Duta Kesehatan di Perbatasan RI-Malaysia

Di sisi lain, dijadikan sebagai wadah memamerkan sejumlah inovasi desa dan potensi wisata alam.

"Sampai saat ini masih berjalan. Sambil belajar dikelola agar lebih baik. Setidaknya kami bisa menunjukkan sejumlah potensi desa yang dimiliki Long Pada dan kegiatan apa saja yang kami lakukan," katanya.

Kepala Desa Data Dian, Trim Ifung menerangkan upaya ini sejalan dengan visi pemerintah agar desa-desa terhubung dengan jejaring digital.

Memudahkan masyarakat dalam mengakses informasi dan memgajukan keperluan administrasi.

"Secara tidak langsung dapat memudahkan kita. Contohnya urusan surat menyurat, keperluan administrasi bisa lebih sederhana dan lebih mudah," ungkapnya.

Baca juga: Jadwal Speedboat Kaltara Rute Malinau-Tarakan, Senin 19 September 2022, Ini Waktu dan Tarif Terbaru

Koordinator Program KKI Warsi, Furwoko menerangkan sesuai visi, diharapkan seluruh desa termasuk pelosok Indonesia dapat terhubung secara Daring.

"Ke depan, kami harapkan desa-desa di seluruh tanah air bisa diakses melalui sistem informasi desa yang update dan bisa menjadi rujukan pembangunan desa," ucapnya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved