Berita Nunukan Terkini

Imbas Kenaikan Harga BBM, Pemkab Nunukan Segera Beri 10 Ton Beras Ke Panti Asuhan dan Sopir Angkot

Imbas kenaikan harga BBM, Pemkab Nunukan segera berikan 10 ton beras kepada panti asuhan dan sopir angkot: Rabu nanti akan diserahkan secara simbolis.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM
Ilustrasi - Pembagian beras 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan segera berikan bantuan 10 ton beras kepada sejumlah panti dan sopir angkot.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nunukan, Mukhtar mengatakan bantuan beras tersebut akan diberikan secara bertahap hingga Desember 2022 mendatang.

Pemberian bantuan beras untuk tahap awal akan disalurkan sebanyak 2 ton baik kepada panti asuhan maupun sopir angkot di Nunukan.

"Ini bantuan beras dalam rangka imbas kenaikan harga BBM. Rabu nanti akan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Nunukan. Ada 4 panti asuhan sementara sopir angkot perkiraan 100 orang," kata Mukhtar kepada TribunKaltara.com, Senin (19/09/2022), sore.

Baca juga: Cabai jadi Penyumbang Inflasi Terbesar, Pemkab Nunukan Bakal Bagi Bibit Lombok Unggul ke 20.000 KK

Sementara itu, kata Mukhtar 8 ton beras lainnya akan diberikan pasca penetapan APBD perubahan tahun anggaran 2022 oleh DPRD Nunukan.

"2 ton beras yang akan kami salurkan tahap awal minggu ini, itu menggunakan cadangan beras Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Untuk yang 8 ton menyusul karena anggarannya belum cair," ucapnya.

Lanjut Mukhtar,"Jadi nanti 1 ton untuk 4 panti asuhan dan 1 ton untuk sopir angkot. Per orang dapat 10 Kg beras," tambahnya.

Mukhtar menuturkan mengenai penerima bantuan beras ini sebelumnya diajukan oleh masing-masing panti asuhan dan asosiasi angkutan darat (Organda).

"Mereka ajukan kepada kami berapa banyak kebutuhannya. Lalu kami verifikasi datanya. Seperti Organda awalnya ajukan 200 sopir, lalu kami verifikasi jadi 100 orang sopir yang memang masih aktif," ujarnya.

Kemudian untuk 8 ton bantuan beras yang menyusul pada tahap berikutnya, akan diberikan kepada janda tua dan pengangguran.

Baca juga: Temukan Banyak Truk ODOL, Satantas Polres Nunukan Gandeng Dishub Lakukan Penataan Kendaraan Besar

"Bantuan berikutnya untuk janda tua dan mereka yang tidak punya kerja. Datanya kami ambil dari RT melalui kelurahan," ungkap Mukhtar.

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved