Berita Nunukan Terkini

Banjir Bandang Terjang Krayan Nunukan, BPBD Nunukan Mencatat Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Banjir bandang terjang wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan pada Senin (12/9/2022). BPBD Nunukan mencatat kerugian capai miliaran rupiah akibat banjir.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ HO-Camat Krayan Ronny Firdaus
Banjir bandang porak-porandakan sawah milik masyarakat di Krayan, Kabupaten Nunukan belum lama ini. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Banjir bandang terjang wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan pada Senin (12/9/2022). BPBD Nunukan mencatat kerugian capai miliaran rupiah akibat banjir.

Badan Penanggalan Bencana Daerah Kabupaten Nunukan atau BPBD Nunukan mencatat kerugian banjir bandang yang terjadi  pada Senin (12/09) di Krayan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara mencapai miliaran rupiah.

Hasil kaji cepat tim BPBD Nunukan, bencana banjir bandang di Krayan diakibatkan oleh intensitas curah hujan yang tinggi dan terjadi beberapa hari secara berturut turut.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Nunukan, Arief Budiman curah hujan yang tinggi dan berlangsung berhari-hari membuat luapan air sungai pada dua jalur yakni Sungai Pa’ra 1 dan Sungai Pa’ra 2.

Baca juga: Bencana Banjir Bandang dan Longsor di Krayan Nunukan, Pertamina EP Tarakan Salurkan Bantuan

"Kondisi tinggi muka air maksimal mencapai 4 meter dengan muatan material seperti kayu, ranting, lumpur dan pasir. Kemudian adanya pendangkalan Sungai Pa’ra1 dan Sungai Pa’ra 2," kata Arief Budiman kepada TribunKaltara.com, Sabtu (24/09/2022), pukul 14.30 Wita.

Arief menyebut dampak yang ditimbulkan akibat bencana banjir bandang tersebut seperti merusak lahan persawahan masyarakat setempat seluas 30,36 hektare.

Lahan sawah dengan kondisi rusak berat dan rusak sedang, terjadi di 5 desa wilayah Kecamatan Krayan.

Baca juga: Banjir Bandang di Krayan Nunukan Sebabkan Puluhan Petak Sawah Warga Gagal Panen, Camat Imbau ini

Diantaranya Desa Wa’Laya (lokasi Terang Baru). Desa Pa’ Matung (lokasi Terang Baru). Desa Liang Biadung (lokasi Terang Baru). Desa Cinglat (lokasi Pa’Padi). Desa Pa’Padi (lokasi Pa’Padi).

"Banjir bandang itu merusak pematang persawahan masyarakat dengan panjang total 4.466 meter. Jaringan air bersih ikut terputus," ucapnya.

Banjir bandang porak-porandakan sawah milik masyarakat di Krayan, Kabupaten Nunukan belum lama ini.
Banjir bandang porak-porandakan sawah milik masyarakat di Krayan, Kabupaten Nunukan belum lama ini. (TRIBUNKALTARA.COM/ HO-Camat Krayan Ronny Firdaus)

Kemudian perkiraan kerugian berdasarkan kerusakan tanaman padi yang berakibat petani gagal panen tahun ini sebesar Rp 848.099.482.

Selanjutnya perkiraan kerusakan terhadap pematang sawah akibat banjir bandang sebesar Rp 446.600.000.

Baca juga: 3 Jam Galang Dana untuk Korban Banjir Bandang NTT, Warga & Mahasiswa di Tarakan Kumpulkan Rp 48 Juta

"Bila ditotal kerugian materi akibat banjir bandang di Krayan sebesar Rp1.294.699.482. Untuk korban jiwa tidak ada termasuk rumah yang terendam banjir," ujarnya.

Arief mengaku upaya penanganan awal terhadap bencana banjir bandang sudah dilakukan BPBD Nunukan bersama aparat TNI-Polri, petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pihak kecamatan, aparat desa, termasuk masyarakat setempat.

"Saat itu kami gotong royong membersihkan puing-puing seperti kayu dan ranting pada areal
persawahan yang terdampak. Lalu lanjut membersihkan puing-puing seperti kayu dan ranting di wilayah sungai," ungkap Arief. (*)

Penulis: Febrianus Felis

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved