Berita Malinau Terkini

Efisiensi Administasi, Dua Desa di Kecamatan Bahau Hulu Malinau Terapkan Aplikasi Informasi Desa

Usai Desa Apau Ping & Desa Long Alango di Kecamatan Bahau Hulu Malinau terapkan aplikasi informasi desa, akan menyusul Desa Long Berini & Long Kemuat.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ HO-Camat Bahau Hulu
Konsultasi publik pemanfaatan Potensi Ruang Mikro Aplikasi Informasi Desa di Kecamatan Bahau Hulu, Malinau, Kalimantan Utara, beberapa hari lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Sistem informasi desa dalam jaringan atau daring telah dimanfaatkan sejumlah desa di pedalaman dan daerah perbatasan di Malinau, Kalimantan Utara.

Saat ini daring telah diimplementasikan di dua desa , yakni di Desa Apau Ping danDesa Long Alango di Kecamatan Bahau Hulu, Malinau.

Camat Bahau Hulu, Victor Romawan menerangkan aplikasi informasi desa telah diterapkan untuk dua desa yak di Desa Apau Ping dan Desa Long Alango.

Baca juga: Buah Inovasi Digitalisasi Informasi Desa Data Dian, Administrasi Warga Perbatasan Bisa Diurus Online

Pengolahan data di dua desa yakni, Desa Apau Ping dan Desa Long Alango. secara daring menurutnya mempermudah pemerintah desa terhadap penguatan visi pembangunan berkelanjutan.

"Ada 17 tujuan SDGs, pengentasan kemiskinan hingga kesetaraan akses pendidikan. Sebagai program prioritas pembangunan menguatkan prigram pembangunan berkelanjutan," ujar Victor Romawan, Rabu (16/11/2022).

Ekosistem digital dalam pelaksanaan kegiatan di desa membantu mengorganisir pemetaan dan perencanaan pembangunan.

Baca juga: Desa Terluar di Malinau Adopsi Sistem Informasi Daring, Bentuk Transparansi dan Promosi Wilayah

Dua desa lainnya di Kecamatan Bahau Hulu yakni Desa Long Berini dan Long Kemuat bakal mengimplementasikan program yang sama.

Kades Apau Ping, Noprianus menjelaskan selama pemanfaatan aplikasi informasi desa mempermudah aparatur desa.

Konsultasi publik di Malinau 01 16112022
Konsultasi publik pemanfaatan Potensi Ruang Mikro Aplikasi Informasi Desa di Kecamatan Bahau Hulu, Malinau, Kalimantan Utara, beberapa hari lalu.

Mulai dari laporan kegiatan, administrasi desa hingga perencanaan pembangunan. Terutama di wilayah sulit akses transportasi seperti di Kecamatan Bahau Hulu.

"Mempermudah kerja-kerja pemerintahan desa, terutama bagi kita di wilayah dengan jangkauan dan akses yang terbatas," katanya.

Baca juga: Latsar CPNS Tana Tidung Diakukan secara Daring, Kepala BKPSDM: Agustus Mulai Tatap Muka

Aplikasi Potensi Ruang Mikro Aplikasi Informasi Desa yang diterapkan di desa tersebut dikembangkan KKI Warsi dan LP3M dengan dukungan TFCA Kalimantan.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved