Berita Daerah Terkini

Awal Tahun Baru, Dua Bangunan Rumah Kayu di Sungai Kunjang Samarinda Habis Dilahap Si Jago Merah

Awal tahun baru, si jago merah mengamuk di Jalan Pusaka, Gang Masdaraya, RT 28, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda.

TRIBUNKALTARA.COM / RITA LAVENIA
Dalam waktu 40 menit PMK gabungan berhasil memadamkan api dalam musibah Kebakaran di Jalan Pusaka, Gang Masdaraya, Sungai Kunjang Samarinda. 

TRIBUNKALTARA.COM, SAMARINDA - Baru tiga hari memasuki tahun baru kebakaran kembali melanda Kota Samarinda, Selasa (3/1/2023).

Kali ini si jago merah mengamuk di Jalan Pusaka, Gang Masdaraya, RT 28, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Dipastikan dua bangunan yang terdiri dari satu rumah tunggal dan bangsalan dua pintu ludes terbakar dalam musibah yang terjadi pada Pukul 21.15 WITA ini.

Dari informasi yang terhimpun, api berasal dari rumah seorang lanjut usia (lansia) yang akrab disapa Nenek Awi.

Baca juga: BMKG Nunukan Prediksi Cuaca Malam Tahun Baru 2023 Cerah Berawan, Wiliam: Waspada Potensi Kebakaran

"Api awalnya dari dapurnya. Saya kan lagi santai depan rumah. Kok tiba-tiba ada bau bakaran. Pas noleh api udah mulai nyala, langsung besar," jelas Misran (55) salah seorang tetangga korban terdampak.

Melihat kobaran api warga setempat pun menggedor rumah lansia yang diketahui sudah terlelap tersebut.

"Untung beliau bangun. Kami coba padamkan api tapi terlambat karena terlanjur besar," sambungnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kota Samarinda Hendra AH melalui koordinator Posko 3 Damkar Tri Indarto menerangkan api berhasil dikuasai dalam waktu 40 menit.

Ia mengatakan dua bangunan yang terbakar memang bermaterial kayu, sehingga api dengan cepat melahap rumah lansia tersebut.

"Akses jalan juga sempit dan sumber air sangat minim sehingga api dengan cepat meluas," bebernya.

Baca juga: Usai Dengar Imbauan Waspada Kebakaran, Rumah Dihuni 40 Jiwa di Samarinda Dilalap Si Jago Merah

Meski sumber air minim, namun nampak PMK gabungan berupaya mencari sumber air dengan menggali drainase setempat.

Tak perduli dingin dan bau tak sedap dari got, para pemadam ini berupaya memenuhi kebutuhan air agar api bisa segera dikuasai.

Perjuangan ini pun membuahkan hasil. Tepat Pukul 22.20 WITA api berhasil dipadamkan.

Liputan: Rita Lavenia

Sumber: Tribun Kaltara
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved