Hikmah Ramadhan

Celaka di Bulan Suci Ramadhan

Bulan suci Ramadhan sebagai salah satu bulan istimewa bagi ummat Islam, memiliki banyak fasilitas istimewa dari Allah, salah satunya penghapusan dosa.

Editor: Sumarsono
HO
Dian Sandi Utama, SEI, MM, MPd, Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Utara. 

Oleh: Dian Sandi Utama, SEI, MM, MPd, Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Utara

TRIBUNKALTARA.COM - Bulan suci Ramadhan sebagai salah satu bulan istimewa bagi ummat Islam, memiliki banyak fasilitas istimewa dari Allah, salah satunya adalah penghapusan dosa.

Bagi manusia yang tidak luput dari dosa, karena memang demikian adanya yaitu al insan makaan al khatha’ wa al-nisyan (manusia adalah tempatnya salah dan lupa).

Dengan hadirnya Ramadhan tentu membawa angin segar bagi dirinya akan dosa yang akan terampuni.

Fasilitas ini juga semakin meyakinkan kita sebagai seorang muslim, bahwa Allah menghendaki setiap hambanya tidak berdosa dan terbebas dari neraka sebagai konsekuensi dosa itu.

Begitu sayangnya Allah pada hamba-Nya. Allah berikan fasilitas penghapusan dosa itu dalam hampir di setiap amalan di Ramadhan.

Diantaranya adalah yang tertuang dalam hadits berikut, Rasulullah Shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa yang berpuasa karena iman dan ingin mendapatkan pahala, maka diampuni semua dosanya yang telah lewat.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam hadits itu dosa akan terampuni melalui aktivitas puasa yang benar sesuai dengan ketentuan Allah dan Rasul-Nya.

Baca juga: Habituasi Ramadhan, Pembentuk Kepribadian Muslim Paripurna

Dalam hadits lainnya, ampunan Allah kepada dosa hamba-Nya tergambarkan dalam hadits berikut, Rasulullah Shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda:

“Barangsiapa melaksanakan shalat malam pada bulan Ramadhan karena iman dan ingin mendapatkan pahala, maka dia diampuni semua dosanya yang telah lewat.”(HR. Muslim).

Rasulullah menegaskan bahwa siapa saja yang melalukan shalat malam di Ramadhan yang disebut dengan shalat Tarawih akan diampuni dosanya.

Rasulullah juga bersabda dalam kesempatan yang lainnya, “Maukah aku tunjukkan kepadamu pintu-pintu kebaikan?

Puasa adalah perisai

Bersedekah itu menghapus kesalahan sebagaimana air memadamkan api. Dan shalat seseorang di kegelapan malam (HR. Tirmidzi).

Sedekah sebagai amalan yang sangat dianjurkan di Ramadhan juga merupakan fasilitas untuk menghapuskan dosa.

Baca juga: Ramadhan Berkualitas: Jangan Biarkan Puasa tanpa Bermakna

Memperbanyak sedekah di Ramadhan merupakan sunnah Rasulullah, hal ini nampak dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas:

 “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril.

Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Quran. Dan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari).

Di antara amalan lainnya yang terakhir adalah zakat fitrah, dalam hadits yang diriwayatkan Ibnu Abbas:

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitri, sebagai penyuci orang yang berpuasa dari perbuatan yang menggugurkan pahala puasa serta dari perbuatan atau ucapan jorok, juga sebagai makanan bagi orang miskin.” (HR. Abu Daud)

Begitu banyaknya ampunan di bulan Ramadhan itu, sehingga apabila ada seorang muslim yang melewati Ramadhan dan tidak mendapatkan ampunan Allah maka dia benar-benar “terlalu” sifatnya.

Apa yang dia lakukan sehingga tidak ada ampunan dosa baginya.

Hadits berikut layak untuk direnungkan sebagai penguat dalil bahasan ini bahwa orang yang tidak diampuni di bulan Ramadhan akan mendapatkan celaka dan kerugian yang besar.

Baca juga: Dilengkapi Doa, Simak Jadwal Buka Puasa Kota Manado 1 Ramadhan 1444 H atau 23 Maret 2023

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda:

“Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadhan kemudian Ramadhan berlalu dalam keadaan dosa-dosanya belum diampuni.” (HR. Ahmad, shahih).

Ibnu Rajab menukilkan perkataan salaf dalam Latha-if Al-Ma’arif, “Barangsiapa yang tidak diampuni dosa-dosanya di bulan Ramadhan, maka tidak akan diampuni dosa-dosanya di bulan-bulan lainnya.”.

Semoga kita semua diampuni selama bulan Ramadhan dan tidak termasuk orang yang celaka di Ramadhan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved