Berita Nunukan Terkini

Dikepung Banjir dan Kebakaran, Kepala BPBD Nunukan Kaltara Minta Warga Waspada dan Siaga

Sejak Januari hingga Maret 2025, BPBD Nunukan mencatat banjir dan kebakaran menjadi bencana yang paling sering melanda wilayah perbatasan ini.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
HO/ Hasanuddin
BANJIR SAAT LEBARAN - Banjir yang melanda Dusun Tembelunu, Desa Atap, Kecamatan Sembakung, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) saat momen lebaran Idul Fitri. Meski demikian banjir tak menyurutkan semangat masyarakat untuk melaksanakan Salat Idul Fitri 1446 Hijriah, Senin (31/03/2025). (HO/ Hasanuddin). 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Sejak Januari hingga Maret 2025, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan mencatat banjir dan kebakaran menjadi bencana yang paling sering melanda wilayah perbatasan ini.

Kepala BPBD Nunukan, Arief Budiman mengatakan bahwa bencana banjir mendominasi, terutama di wilayah Krayan, Sembakung, Sembakung Atulai, Lumbis Hulu, Pulau Nunukan, dan Pulau Sebatik.

"Banjir kerap terjadi akibat curah hujan tinggi, yang tidak hanya merendam rumah warga, tapi juga memicu tanah longsor dan merusak fasilitas umum," kata Arief Budiman kepada TribunKaltara.com, Senin (28/04/2025), sore.

Di wilayah Krayan, banjir bahkan menyebabkan kerusakan parah pada ruas jalan utama dan memutuskan sejumlah jembatan penghubung antar kecamatan. 

Baca juga: Curah Hujan Tinggi, Potensi Banjir Bayangi Malinau Kaltara Usai Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah

Selain itu, lahan persawahan warga juga ikut terendam, mengancam ketahanan pangan lokal.

BPBD Nunukan mencatat pada Januari 2025, sebanyak 10 desa di Kecamatan Lumbis Hulu dan satu desa di Krayan Selatan terdampak banjir, dengan ratusan rumah warga terendam air. 

Sementara itu, Pulau Sebatik juga mengalami banjir serupa di Kecamatan Sebatik Timur.

Memasuki Februari, bencana bergeser ke insiden orang hilang, disusul pada Maret dengan dua kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Nunukan Selatan, serta kebakaran pemukiman di Sebatik Timur.

Guna meningkatkan kesiapsiagaan, BPBD Nunukan rutin mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana. 

Baca juga: BMKG Tanjung Harapan Prakirakan April 2025, Curah Hujan Sedang Merata di Wilayah Kaltara

Seluruh personel BPBD kini dalam kondisi siaga penuh, termasuk memperkuat fungsi Pos BPBD di tingkat kecamatan dengan memperbaharui laporan harian.

"Kesiapsiagaan adalah kunci. Kami terus mengaktifkan Posko-Posko BPBD dan memastikan informasi bencana cepat diterima masyarakat," ungkap Arief.

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved