Berita Tana Tidung Terkini
Profil Kapolres KTT, Eko Nugroho Polisi Pianis, Pernah Kumpulkan Senpi Rakitan Terbanyak di Lampung
Di balik seragam polisi yang gagah, Kapolres Tana Tidung AKBP Eko Nugroho, S.IK ternyata punya sisi personal yang menarik.
Penulis: Rismayanti | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Di balik seragam polisi yang gagah, Kapolres Tana Tidung, AKBP Eko Nugroho, S.IK ternyata punya sisi personal yang menarik.
Pria kelahiran Lampung, 1 Mei 1982 ini bukan hanya dikenal karena tegas dalam bertugas, tapi juga karena hobinya yang tak biasa salah satunya bermain piano.
Di luar dinas, AKBP Eko Nugroho juga dikenal gemar berolahraga. Sepak bola, voli, hingga biliar, semua ia suka, namun musik tetap menjadi pelarian favoritnya.
“hobi saya main piano kalau olahraga banyak juga yang saya suka seperti bola kaki, voli, biliard tapi yg paling suka ya main piano kalau lagi suntuk main piano” kata AKBP Eko kepada TribunKaltara.com, Sabtu (29/8/2025) sembari tersenyum.
Baca juga: Tantangan AKBP Eko Nugroho Pimpin Polres Tana Tidung, Jumlah Personel Belum Ideal
Lahir dan besar di Lampung dari keluarga Jawa, Eko menempuh pendidikan sejak SD hingga SMA di kampung halamannya.
Tahun 2005, ia resmi menyandang pangkat perwira setelah lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol).
Ia juga menamatkan pendidikan di PTIK dan SPN untuk memperkuat kariernya di kepolisian.
Perjalanan panjangnya di dunia kepolisian penuh cerita, salah satu yang paling membekas adalah saat ia menjabat Kapolsek Tanjung Raya, Mesuji, Lampung pada 2012 -2013.
Saat itu, ia menghadapi konflik masyarakat sekaligus berhasil mengumpulkan senjata api rakitan terbanyak se-Polda Lampung.
“Waktu menjabat sebagai Kapolsek Tanjung Raya, Mesuji Polres Tulang Bawang yang paling berkesan dan menegangkan, dulu saya berhasil mengumpulkan senpi rakitan terbanyak se-Polda Lampung tahun 2013 baik itu penyerahan masyarakat maupun hasil tangkapan, di sana juga soal konflik masyarakat itu sih tantangan paling besar ,” kenangnya.
Kini, setelah ditempatkan di Kalimantan Utara, ia merasakan suasana berbeda. Menurutnya, kondisi keamanan di Kaltara jauh lebih kondusif dibanding Lampung.
“Tingkat kejahatan di sini relatif kecil, jadi bisa dibilang Kaltara kondusif dan masyarakatnya juga welcome,” ucapnya.
Ia bahkan merasa betah karena banyak menemukan orang Lampung di Tana Tidung.
“Setelah saya nongkrong di beberapa tempat, ternyata banyak juga orang Lampung. Jadi soal makanan tidak terlalu jauh berbeda dengan kampung halaman,” ujarnya.
Meski begitu, Eko harus beradaptasi dengan iklim ekstrem di Tana Tidung.
Progres Puspem Tana Tidung, Kantor Bupati dan DPRD Ditarget Rampung 2026 |
![]() |
---|
Landscape Kantor Bupati Tana Tidung Digarap Bertahap, Anggaran Capai Rp6 Miliar |
![]() |
---|
3 Titik Lokasi Pembangunan Dapur MBG di Tana Tidung sudah Ditinjau Kemendagri dan Kementerian PUPR |
![]() |
---|
Galeri Foto Pekan Budaya Daerah di RTH Djoesoef Abdullah Tana Tidung Kaltara |
![]() |
---|
Peserta Pekan Budaya Daerah Tana Tidung Kaltara Ikuti Lomba untuk Lestarikan Tradisi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.