BERUNTUN Sehari 3 Kebakaran Terjadi di Kecamatan Samarinda Ulu & Ilir Kota Samarinda Provinsi Kaltim
Beruntun Sehari 3 kebakaran terjadi di Kecamatan Samarinda Ulu dan Ilir Kota Samarinda Provinsi Kaltim.
TRIBUNKALTARA.COM, SAMARINDA - Beruntun sehari 3 kebakaran terjadi di Kecamatan Samarinda Ulu dan Ilir Kota Samarinda Provinsi Kaltim.
Dalam waktu sehari, musibah kebakaran terjadi di tiga lokasi berbeda di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Dua di Kecamatan Samarinda Ilir Jalan Aminah Syukur sekitar pukul 02.20 Wita, kedua di Jalan Gang Adonara Lambung Mangkurat, pada pukul 09.10 Wita pagi tadi.
Baca juga: Jelang Malam Ramah Tamah HUT Ke 21 Nunukan, Bakal Pajang Hasil Lukisan Pelajar Nunukan
Baca juga: Walikota Tarakan dr Khairul Bersama DPRD Tarakan Janji Sampaikan Aspirasi Massa Tolak UU Cipta Kerja
Baca juga: Malam Ramah Tamah HUT Ke-21 Nunukan, Panitia Pamerkan Hasil Lukisan Pelajar Nunukan
Baca juga: Seorang Polisi Ganteng Amankan Demonstrasi Tolak UU Cipta Kerja di Tarakan, Akui Sempat Grogi
Terakhir di Jalan KS Tubun Dalam, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo Gang Ikhlas RT 12, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda.
Peristiwa pertama. Si jago merah menghanguskan tiga bangunan terbakar, satu bangunan berlantai dua serta dua rumah tunggal dan dua rumah lain terdampak.
16 jiwa dari 4 kepala keluarga harus kehilangan tempat tinggal.
Selang tujuh jam kemudian, insiden kedua terjadi.
Sedikitnya enam rumah, terdiri dari dua rumah tunggal dan empat rumah lantai dua, serta dua rumah terdampak.
7 kepala keluarga dan 30 jiwa ikut terdampak akibat musibah ini.
Terakhir, insiden yang menghanguskan 5 bangunan rumah yang berdempetan juga dapat dikuasai tim gabungan dari Petugas Dinas Disdamkar kota Samarinda, Tagana, PMI Kota Samarinda, TNI-Polri dan relawan gabungan.
Ketiga kebakaran ini disinyalir akibat adanya percikan sumber api dari konsleting arus pendek listrik.
Kepala Disdamkar Kota Samarinda, Nursan mengatakan, ada beberapa kendala yang dihadapi pada saat pemadaman ketiga lokasi ini
"Kendala dilapangan, jalanan sempit, titik air juga ada yang minim di lokasi. Untuk responsting, petugas kami 8-10 menit sudah berada di lokasi kebakaran. Kendala utama juga listrik, yang belum mati saat akan dilakukan pemadaman," jelasnya (12/10/2020) tadi.
Disinggung mengenai tiga musibah kebakaran yang terjadi dalam waktu satu hari, Nursan pun menegaskan, pada saat pembentukan kampung cegah dini bencana di tiap Kecamatan juga sudah menandatangani MoU bersama pihak terkait guna meminimalisir bencana.
Ditanya penyebab utama dari ketiga kebakaran yang terjadi, Nursan menilai pihak berwajib yang lebih berhak menjelaskan hal tersebut.
Baca juga: Berperan Penting dalam Meningkatkan Perekonomian Desa, DPMD Fokus Perkuat Kelembagaan Posyantek
Baca juga: Walikota Tarakan Khairul dan Ketua DPRD Duduk Lesehan di Tengah Demonstran, Janji Sampaikan Aspirasi
Baca juga: Dianggap Berhasil Tangani Covid-19, Pemkab Bulungan Keciprat Rp 14 Miliar dari Pemerintah Pusat
Baca juga: Luna Syantik Seorang Transgender di Tarakan Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Cuma Mau Menghibur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/kebakaran-lagi-121020.jpg)