Breaking News:

Operasi Zebra Polres Nunukan, Kasat Lantas AKP Andre Sebut Tak Kedepankan Tilang Kepada Pelanggar

Kegiatan Operasi Zebra yang dilakukan Polres Nunukan telah berlangsung sejak Senin (26/10/2020), polisi tak kedepankan tilang ke para pelanggar

Ho/ Kasat Lantas Nunukan
Polantas memberikan brosur imbauan operasi Zebra Kayan 2020 kepada pengendara motor yang tidak memakai helm, di Jalan Rimba, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (27/10/2020). (Ho/ Kasat Lantas Nunukan). 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Kegiatan Operasi Zebra yang dilakukan Polres Nunukan telah berlangsung sejak Senin (26/10/2020).

Diketahui, Operasi Zebra 2020 ini serentak dilakukan di seluruh Indonesia.

Kasat Lantas Polres Nunukan, AKP Andre Bachtiar mengatakan, Operasi Zebra yang dilakukan agar masyarakat Nunukan taat berlalu lintas termasuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Kita akan gelar Operasi Zebra selama 14 hari.

Target operasi ini untuk pengendara yang tidak pakai helm, lawan arus, over dimensi (kendaraan yang dimodifikasi), dan over loading (melebihi kapasitas kendaraan)," kata AKP Andre Bachtiar kepada TribunKaltara.com, saat ditemui di kantor Satlantas, Selasa (27/10/2020), pukul 11.00 Wita.

Kendati demikian, Polres Nunukan tak mengedepankan tilang kepada para pelanggar saat Operasi Zebra.

"Kita upayakan tindakan preemptive dan preventif dengan bobot 40 persen.

Penindakan tilang hanya 20 persen," ucap AKP Andre Bachtiar.

Dia mengaku, dalam Operasi Zebra kali ini, pihaknya berikan imbauan lebih dulu kepada pelanggar lalu lintas.

Namun, apabila pelanggar mengulang tindakan pelanggaran, maka akan dilakukan penilangan.

"Tilang itu tindakan terakhir dari kami terhadap pelanggar yang abai terhadap imbauan kami.

Di awal kita berikan teguran sekaligus brosur imbauan.

Nunukan kan kecil jadi bisa tau kalau melanggar lagi," tutur Andre.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Malam Syukuran HUT ke-21 Kabupaten Malinau Berubah Sederhana dan Terbatas

Baca juga: Jelang Maulid Nabi, Harga Telur Ayam Naik, Jadi Rp 48 ribu di Pasar Jamaker Nunukan

Baca juga: Upah Minimum 2021 Tak Naik, Presiden KSPI Ungkap Reaksi Buruh Akan Lebih Keras ke Pemerintah

Baca juga: Klaim Rizieq Shihab Pulang ke Indonesia saat Maulid Nabi, FPI Sampaikan Penjelasan

Tidak hanya itu, Kasat Lantas juga menambahkan untuk mengantisipasi klaster baru penyebaran Covid-19, pihaknya menyediakan masker untuk pelanggar yang tidak memakai masker.

"Jadi pada Operasi Zebra kali ini kita juga imbau agar senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19, yakni gunakan masker, hindari kerumunan, dan jaga jarak," ungkap AKP Andre Bachtiar.

Sementara itu, hingga hari ini pelanggar yang ditilang akibat tidak memakai helm sekaligus tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan bermotor, berjumlah tiga orang.

"Kita ada 30 personel yang dikerahkan untuk melakukan Operasi Zebra.

Sehari minimal dua kali operasi dengan waktu fleksibel," ujar AKP Andre Bachtiar.

Sekadar informasi, target Operasi Zebra di Nunukan dilakukan pada titik yang rawan kecelakaan, yakni Pasar Pagi dan Tugu KTL Selisun.

( TribunKaltara.com/ Felis )

(*)

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved