Breaking News:

Berita Kaltara Terkini

Peredaran Sabu Marak di Tarakan, AKBP Dani Arianto Sebut Polda Kaltara Masih Kekurangan Personel

Peredaran sabu marak di Tarakan, AKBP Dani Arianto sebut Polda Kaltara masih kekurangan personel.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Wadir Reskoba Polda Kaltara, AKBP Dani Arianto, Kamis (4/2/2021). ( TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI ) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Peredaran sabu marak di Tarakan, AKBP Dani Arianto sebut Polda Kaltara masih kekurangan personel.

Peredaran narkoba jenis sabu cukup marak di Kota Tarakan. Hal ini dapat dilihat, dari domisili para tersangka yang diamankan oleh Polda Kaltara dalam rilis pemusnahan barang bukti sabu, bertempat di Mapolda Kaltara.

Di mana, sembilan tersangka yang berhasil diamankan, berasal dari Kota Tarakan.

UPDATE Tambah 16, Kasus Covid-19 Malinau jadi 488, 61 Pasien Corona Dirawat dan Isolasi Mandiri

Kapolres Nunukan Harap Pemprov Kaltara Segera Evaluasi Raperda Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19

Polda Kaltara Amankan Kacab Pembantu Bankaltimtara, Gelapkan Uang Rp 10,7 Miliar untuk Judi Online

"Memang rata-rata ini berasal dari Tarakan, jaringan Kota Tarakan," ujar Wadir Resnarkoba Polda Kaltara, AKBP Dani Arianto, Kamis (4/2/2021).

Menurutnya, narkoba jenis sabu tersebut didatangkan dari wilayah Tawau di Malaysia.

"Kalau ini dari Tawau sana, lalu dibawa ke Tarakan," terangnya.

Mengenai modus operandi, AKBP Dani menerangkan, tidak ada modus baru yang dilakukan para pelaku.

Namun, para pelaku saat ini menggunakan jaringan terputus, yakni dengan berkomunikasi lewat banyak handphone.

Moledoko Bantah Tudingan Bagi-bagi Uang kepada Kader Partai Demokrat: Jangan Berlebihanlah

Terhimpit Ekonomi, Pemarut Kelapa Beserta Istri Asal Tarakan Jadi Pengedar Sabu, Berikut Kisahnya

Istana Jawab Reaksi Presiden Jokowi Terkait Surat dari AHY Menyangkut Isu Kudeta Partai Demokrat

"Tidak ada modus baru, hanya saja mereka gunakan jaringan terputus, jadi mereka punya banyak handphone, untuk pemesan ini ada handphone sendiri, untuk pemesanan ini ada lagi handphone sendiri dan seterusnya," terangnya.

Terkait kendala dalam menangani peredaran narkoba, dirinya mengaku kekurangan anggota personel, yang harus mengawasi wilayah yang cukup luas.

"Kalau kendala kami kekurangan personel, anggota saya di untuk cover di Tarakan hanya ada 5 orang, lalu yang mengcover Bulungan dan Malinau juga hanya 5 orang, mungkin itu kendalanya," tuturnya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved