Polemik Partai Demokrat

Anak Buah AHY di Nunukan Komentari KLB Demokrat di Sibolangit: Jiwa Mereka yang Perlu Diluruskan

Anak buah AHY di Nunukan komentari KLB Demokrat di Sibolangit: jiwa mereka yang perlu diluruskan

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Amiruddin
Kolase TribunKaltara.com / Tribunnews dan IST
Anak buah AHY di Nunukan komentari KLB Demokrat di Sibolangit: jiwa mereka yang perlu diluruskan 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Partai Demokrat Kabupaten Nunukan menyatakan sikap tetap mendukung Agus Harimurti Yudhoyono ( AHY ) sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Fraksi Demokrat Nunukan, Gad Khaleb.

"Kami semua solid untuk tetap mendukung AHY sebagai Ketua Umum DPP Partai Demokrat," kata Gad Khaleb kepada TribunKaltara.com, Minggu (07/03/2021), pukul 10.30 Wita.

Menurut Gad Khaleb, pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, pada Jumat lalu, merupakan aktivitas yang ilegal.

Pasalnya, KLB yang sesuai voting berdiri telah menetapkan Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2025 itu, telah menyalahi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat.

Baca juga: Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo Ternyata Pernah Diajak Ikut Kudeta AHY, Bapak Nanti Bisa Begini!

"KLB di Sibolangit telah menyalahi AD dan ART Partai Demokrat. KLB bisa saja dilakukan tapi ada syarat yang harus dipenuhi yaitu harus ada persetujuan majelis tinggi, harus atas usul 2/3 DPD, lalu atas usul setengah dari 500 DPC dan lain sebagainya.

Nah, yang KLB kemarin itu tidak terpenuhi syaratnya oleh mereka yang mengatasnamakan kader Demokrat," ucap legislator Demokrat di Nunukan itu.

Gad Khaleb menilai, kekisruhan yang terjadi di tubuh Demokrat belakangan ini tidak prinsipil.

Bahkan ia menganggap, KLB di Sibolangit menunjukkan kemunduran demokrasi.

"Perbedaan pendapat itu lumrah dalam dinamika negara demokrasi. Apalagi kita partai besar.
Ini soal komitmen setiap orang untuk membesarkan partai.

Tapi semua harus sesuai prosedur. Kader Demokrat di Kaltara tidak ada yang pergi, apalagi Nunukan," ujarnya.

Tidak hanya itu, dia mengaku kaget adanya keterlibatan Kepala Staf Presiden RI, Moeldoko dalam kisruh partai Demokrat.

"Justru yang merusak bukan kader Partai Demokrat. Moeldoko kan kader Hanura. Jangan karena ada kekuasaan lalu mengacau rumah tangga orang," tuturnya.

Tak hanya itu, Jhoni Allen Marbun yang menyebut kehadirannya menyelamatkan Partai Demokrat pada acara talk show Mata Najwa belum lama ini, ditimpali oleh Gad Khaleb.

Baca juga: KLB Sibolangit Pilih Moeldoko Ketua Umum, Demokrat Malinau: KLB Ilegal & Liar, Tetap Akui AHY Ketua

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved