Breaking News:

Berita Tarakan Terkini

Pembelajaran Tatap Muka Segera Dilakukan, SDN 043 Tarakan Jadwalkan Simulasi Sesuai Protokol Covid

Metode pembelajaran tatap muka segera dilakukan, SDN 043 Tarakan jadwalkan simulasi sesuai protokol Covid-19.

TRIBUNKALTARA.COM / RISNAWATI
Kepala Sekolah SD Negeri 043 Tarakan, Petrus Linthin saat ditemui di SD Negeri 043 Tarakan yang terletak di Juata Kerikil, Tarakan Utara. 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Metode pembelajaran tatap muka segera dilakukan, SDN 043 Tarakan jadwalkan simulasi sesuai protokol Covid-19.

Simulasi pembelajaran tatap muka di SD Negeri 043 Kota Tarakan telah dijadwalkan pada Rabu (17/3/2021) mendatang.

"Akan dihadiri oleh pihak-pihak lain di luar Dinas Pendidikan. Mungkin ada tim Covid-19, ada dari Ombudsman," ujar Kepala Sekolah SDN 043 Tarakan, Petrus Linthin, Senin (15/3/2021).

Simulasi ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan pelaksanaan pembelajaraan tatap muka oleh SDN 043 Tarakan ke Dinas Pendidikan Tarakan.

Baca juga: Keberangkatan Jemaah Haji Tertunda Akibat Covid-19, Kemenag Tarakan Tunggu Kepastian Arab Saudi

Baca juga: Terpilih Jadi Ketua PKB Tarakan, Achmad Usman Sebut Tantangan untuk Mempertahankan Keberhasilan

Baca juga: Hari Raya Nyepi 2021, Umat Hindu di Tarakan Laksanakan Ritual Mecaru di Pura Agung Giri Jagatnatha

Diketahui pula, SDN 043 telah dilakukan verifikasi oleh Dinas Pendidikan Tarakan.

"Kami akan rapat untuk persiapan simulasi hari Rabu itu, bagaimana menangani anak nanti kalau diberikan izin pembelajaran tatap muka," katanya

Dalam simulasi nantinya, Petrus sampaikan akan dihadiri oleh 14 siswa

"Mengapa kami mengajukan permohonan pembelajaran tatap muka ini, karena ada sejumlah anak kami di sini yang dalam pantauan kami, itu tidak bisa menerima proses pembelajaran di rumah," terangnya.

Ada beberapa faktor penyebab kata dia, yaitu sejumlah orang tua siswa di sini yang tidak bisa mengajar anaknya, anak-anak yang manja sehingga tidak ingin diajar oleh orang tuanya.

"Ada juga orang tua, mungkin karena tugas dan pekerjaan terlalu sibuk, sehingga kurang dapat menjangkau kebutuhan anaknya," jelasnya.

Halaman
123
Penulis: Risnawati
Editor: Amiruddin
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved