Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Bendungan PLTA Desa Long Pujungan Jebol, Satgas Pamtas Yonif 614/Rjp dan Warga Perbaiki Kerusakan

Bendungan PLTA Desa Long Pujungan jebol, Satgas Pamtas Yonif 614/Rjp dan warga perbaiki kerusakan.

HO/Pendam VI/Mlw
Anggota Satgas Pamtas Yonif 614/Rjp saat bersama warga perbaiki bendungan PLTA di Desa Long Pujungan, Malinau (HO/Pendam VI/Mlw) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Bendungan PLTA Desa Long Pujungan jebol, Satgas Pamtas Yonif 614/Rjp dan warga perbaiki kerusakan.

Kondisi cuaca yang tidak menentu mengakibatkan Bendungan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang menjadi sumber pembangkit listrik warga Desa Long Pujungan rusak.

Hal ini, tentunya sangat mengganggu aktivitas warga yang memanfaatkan listrik tersebut untuk kegiatan sehari-hari.

Baca juga: Terbanyak di Kaltara, 6 dari 7 Polsek di Malinau tak Lakukan Penyidikan, Berikut Tanggapan Kapolres

Baca juga: Curhat Guru di Malinau Terkait Metode Belajar Dari Rumah: Kadang Harus Diulang Beberapa Kali

Baca juga: Rawan Penularan Covid-19, SDN 011 Malinau Kota Masih Belajar Daring, 15 Guru Divaksin Hari Ini

Danpos Long Pujungan Satgas Pamtas Yonif 614/Rjp, Kapten Inf Didik Prasetyo yang mendapat informasi dari warga, pun terdorong untuk melakukan Karya Bhakti pembersihan dan perbaikan Bendungan PLTA di sungai Ketunai, Long Pujungan, Kabupaten Malinau.

Sehingga, warga bersama anggota Satgas Pamtas Yonif 614/Rjp gotong royong memperbaiki bendungan tersebut.

Dalam kesempatan itu Danpos Long Pujungan, mengungkapkan, bahwa kegiatan perbaikan ini dilakukan bersama warga desa karena bendungan PLTA tersebut rusak cukup parah sehingga tidak bisa menampung air, guna operasional fungsi kerja mesin PLTA, yang mempunyai kapasitas mencapai 38.000 Megawatt (MW) yang dibangun sejak tahun 2008 silam.

“Apabila kondisi kemarau, bendungan sungai tersebut dangkal dan sulit menghasilkan arus listrik di pemukiman masyarakat, bahkan kegiatan pemerintahan kantor desa, tempat ibadah, tempat kesehatan masyarakat, maupun tempat pendidikan anak sekolah tidak dapat melaksanakan kegiatannya dengan baik,” ujarnya, Rabu (31/3/21)

Terpisah, Dansatgas Pamtas Yonif 614/Rjp, Mayor Inf Indar Irawan yang mendapat laporan kegiatan tersebut memberikan apresiasi yang tinggi untuk para prajuritnya.

Sebagai Prajurit, sudah seharusnya membantu masyarakat dimanapun bertugas.

Baca juga: Kunjungan Kerja ke Kaltara, Kepala BNPB Doni Monardo Janjikan Mesin PCR untuk Nunukan dan Malinau

Baca juga: UPDATE Tambah 22, Terkonfirmasi Positif Covid-19 Malinau jadi 929, Pasien Dirawat Berkurang 41 Orang

Baca juga: Jelang Belajar Tatap Muka di Malinau, Tahap Awal Vaksinasi Covid-19 untuk Guru di Wilayah Perkotaan

Dia sampaikan, apabila melihat kesulitan rakyat, segera berfikir dan berinisiatif untuk berbuat yang terbaik guna mengatasi kesulitan rakyat.

Halaman
12
Penulis: Risnawati
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved