Breaking News:

Opini

PPKM Level 4 dan Perhatian Khusus Pemerintah bagi Pelaku Usaha

Presiden Jokowi menginstruksikan untuk perpanjang PPKM Level 4 mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021 dengan tetap memperhatikan keberlangsungan usaha.

Editor: Sumarsono
HO
Rektor Universitas Balikpapan Dr Isradi Zaienal 

Oleh: Dr. Isradi zainal

Rektor Uniba/Ketua Komisi Dewan Kesehatan dan Keselamatan kerja Nasional (DK3N)

TRIBUNKALTARA.COM – Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 merupakan istilah yang digunakan sebagai pengganti PPKM Darurat yang pertama kalinya dimuat di Instruksi Mendagri Nomor 22 tahun 2021.

PPKM Level 4 pada awalnya dilaksanakan di Jawa dan Bali lalu lanjut ke sejumlah aerah luar Jawa sesuai Instruksi Mendagri No. 23 tahun 2021, tertanggal 20 Juli 2021.

PPKM Mikro berbasis level 4 berlangsung 21 hingga 25 Juli 2021. Menurut Koordinator PPKM sekaligus Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan, istilah ini berdasarkan Instruksi Presiden Jokowi.

Dengan memperhatikan sejumlah aspek, Presiden Jokowi menginstruksikan untuk memperpanjang PPKM Level 4 mulai 26 Juli hingga 2 Agustus  2021 dengan tetap memperhatikan keberlangsungan usaha bagi pedagang kecil dan kaki lima.

Baca juga: Berikut Ini Syarat Perjalanan Sesuai Ketentuan PPKM Level 1-4, Apa Saja yang Membedakan?

Kebijakan Presiden Jokowi terkait PPKM level 4 kemudian ditindaklanjuti oleh Menteri Dalam Negeri dengan Inmendagri No. 24 dan 25 tahun 2021. Selain itu diterbitkan juga PPKM level 3 sesuai Inmendagri No. 26 tahun 2021 tanggal 25 Juli 2021.

Instruksi Mendagri No. 24 tahun 2021 tentang pemberlakuan PPKM level 4 dan 3 Covid-19 di Jawa dan Bali, sedangkan  Inmendagri No. 25 tahun 2021 tentang PPKM level 4 Covid-19 di wilayah Sumetera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Berdasarkan Instruksi Mendagri No. 24 dan 25 yang ditetapkan pada 25 Juli 2021, terdapat perhatian khusus dan kelonggaran bagi pelaku usaha /pedagang

Sesuai Inmendagri No 24 tahu 2021 tentang PPKM level 4 dan 3 untuk  wilayah Jawa dan Bali, supermarket, pasar rakyat, toko kelontong dan pasar swalayan dibatasi jam operasional sampai pukul 20.00 WIB dengan kapasitasi pengunjung 50%.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved