Breaking News:

Berita Bulungan Terkini

Pakai Dana APBN dan APBD 2021, Dinkes Bulungan Beri Ambulance untuk Puskesmas Desa Pimping & Antutan

Pakai dana APBN dan APBD 2021, Dinas Kesehatan Bulungan beri ambulance untuk Puskesmas Desa Pimping dan Desa Antutan.

TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI
Dinkes Bulungan beri 2 Unit mobil Ambulance APV merek Suzuki dari kepada pihak Kepala Puskesmas Desa Pimping dan Desa Antutan untuk kendaraan operasional pelayanan kesehatan dari desa ke kota. (TRIBUNKALTARA.COM/GEORGIE SENTANA HASIAN SILALAHI). 

TRIBUNKALTARA.COM, BULUNGAN - Pakai dana APBN dan APBD 2021, Dinas Kesehatan Bulungan beri ambulance untuk Puskesmas Desa Pimping dan Desa Antutan.

Kepala Dinkes Bulungan, Imam Sudjono menyebutkan, Dinkes Bulungan beri 2 Unit mobil Ambulance APV merek Suzuki kepada Puskesmas Desa Pimping dan Desa Antutan untuk kendaraan operasional pelayanan kesehatan dari desa ke kota.

Baca juga: Dua Puskesmas di Bulungan Raih Peringkat 2 dan 3 IKS Nasional 2021, Puskesmas Desa Long Bang & Bunyu

"Ada 3 Ambulance, 1 Toyota Hiace pakai dana APBN 800 juta, beberapa bulan lalu sudah beroperasional untuk di Kota dan baru sekarang 2 Suzuki APV dari APBD 2021 sebesar 300 juta layani pedalaman, fasilitasnya juga standart pertolongan medis pertama," kata Kepala Dinas Kesehatan Bulungan Imam Sudjono Jumat (26/11/2021).

Imam Sudjono, Akui kendala lokasi pelayanan jemput pasien pakai ambulance ke daerah pedalaman Bulungan ke rumah sakit masih sangat terbatas.

"Kendala utama kita selama ini hanya kendaraan operasional, sehingga kalau pakai ambulance rumah sakit, biasanya menunggu konfirmasi, baru bisa layani di desa tersebut," ujarnya.

Imam Sudjono mencontohkan jemput pasien terjauh untuk ke rumah sakit Bulungan ada di Tana Kuning, Sekatak.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Kaltara Hari Ini, Waspada Hujan Petir Berpotensi Terjadi di Bulungan dan Sekitarnya

"Kadang jemput pakai ambulance laut, kalau lewat darat, kendalanya jalanan rusak sulit ditempuh," ucapnya.

Jika dipaksakan untuk jemput pasien dengan jalur medan sulit, Imam Sudjono sebut anggaran perbaikan mobil sangat terbatas.

"Anggaran untuk perawatan kendaraan operasional ambulance terbatas malah sulit dapatnya, dari dana pusat," ucapnya.

Ia juga berharap melalui Kepala Desa Antutan dan Desa Pimping, segera beri kunci kepada supir yang paham tentang merawat kendaraan operasional.

"Saya minta ambulance ini dirawat oleh supir yang paham soal mobil, sehingga mobilitas untuk pasien dari desa ke kota dapat terpenuhi," katanya Imam Sudjono.

Sementara itu, awal Tahun 2022 Imam Sudjono sudah melaporkan kepada Kemenkes RI dapat anggaran tambahan khusus untuk beli mobil ambulance.

Baca juga: Besok Jumat 26 Novoember 2021, Wabup & Kapolres Bulungan Undang Warga Desa Bahas Plasma Sawit 

"Mobil tipe Hilux-Off Road sudah kami ajukan dapat anggaran untuk awal tahun 2022 alasannya rute jalan poros di Bulungan dan pedalaman bebatuan, tanah lumpur, contoh Tana Kuning - Mangkupadi itu, sehingga semoga dapat terealisasi," ucapnya.

Penulis : Georgie Sentana Hasian Silalahi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved