Berita Malinau Terkini

Operator Dinas Pendidikan Malinau Lembur Update Dapodik, Belum 100 Persen PAUD Terakomodir

Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau hingga kini masih terus melakukan memperbahuri Dapodik PAUD yang ada di Kabupaten Malinau.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
Sosialisasi Dapodik kepada operator sekolah di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Data Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau, belum 100 persen lembaga pendidikan jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memperbarui data pokok pendidikan (Dapodik).

Tenggat waktu pembaruan Dapodik telah selesai kemarin Rabu (31/8/2022). Hasil akhir sekira 80 persen PAUD di Malinau telah memperbarui Dapodik.

Pembaruan Dapodik tersebut bertujuan untuk penyaluran Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Baca juga: Resmikan PAUD Pelita di Perbatasan Daerah, Istri Bupati Tana Tidung Vamelia Ibrahim: Miliki 42 PAUD

Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal Disdik Malinau, Elisa Selutan menerangkan operator Disdik bahkan harus lembur menuntaskan pembaruan.

"Awalnya dari 128 lembaga pendidikan, 81 belum update Dapodik. Sehingga operator sampai lembur update data dan sampai deadline terakhir sudah 80 persen rampung," ujarnya, Kamis (1/9/2022).

Baca juga: Dapatkan Bantuan Operasiaonal PAUD, Dapodik Harus Perbarui, Kabupaten Malinau Baru 41 Sekolah 

Elisa menerangkan beberapa kendala pembaruan Dapodik adalah keterbatasan akses dan jangkauan akses internet.

Belum lagi keterbatasan SDM operator tiap sekolah sehingga belum 100 persen sekolah terakomodir.

Dapodik Paud Malinau 02 01092022
Sosialisasi Dapodik kepada operator sekolah di Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, beberapa waktu lalu

Ia berharap Kemendikbud Ristek memberikan perpanjangan waktu agar sejumlah lembaga pendidikan yang belum sempat memperbarui data diberikan keringanan.

Baca juga: Pembaruan Dapodik Dikebut Selesai Agustus, Solusi Disdik Malinau Siasati Sekolah Terkendala Internet

"Kendala kita adalah kondisi jaringan internet, karena sebelum deadline kemarin ada gangguan jaringan. Selain itu, permasalahan kita adalah SDM yang kapabel di bidang teknologi," katanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(*)

Penulis: Mohammad Supri 

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved