Berita Nunukan Terkini

Nelayan Sampai Ngutang BBM, Polres Nunukan Salurkan Sembako Kepada Masyarakat Terdampak Kenaikan BBM

Nelayan sampai ngutang BBM, Polres Nunukan salurkan sembako kepada masyarakat terdampak kenaikan BBM: Harapannya bantuan ini bisa meringankan beban.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
(HO/ Federiko Humas).
Sat Polair Polres Nunukan bersama Bhayangkari memberikan bantuan sembako kepada masyarakat pesisir dan nelayan di wilayah Perairan Nunukan, Selasa (13/09/2022), sore. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Polres Nunukan menyalurkan bantuan sosial (Bansos) berupa sembako kepada masyarakat yang terdampak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Penyaluran Bansos berupa sembako itu sudah dilakukan Polres Nunukan sejak Senin (12/09) hingga sore tadi Selasa (13/09/2022).

Diketahui sore tadi Sat Polair Polres Nunukan bersama Bhayangkari memberikan bantuan sembako kepada masyarakat pesisir dan nelayan di wilayah Perairan Nunukan.

Kapolres Nunukan AKBP Ricky Hadiyanto melalui KBO Polair Ipda Andi Irwan mengatakan bahwa pemberian sembako kali ini merupakan wujud kepedulian Polres Nunukan terhadap masyarakat yang terdampak kenaikan harga BBM.

Baca juga: Distribusi BBM Subsidi tak Tepat, Aliansi Mahasiswa Nunukan Minta Pemkab Bentuk Satgas Pengawasan

Ia menyebut paket sembako yang sudah disalurkan Polres Nunukan sebanyak 50 paket dan masing-masing Polsek sebanyak 25 paket.

"Hari ini ada 25 paket sembako yang kami bagikan kepada masyarakat pesisir dan nelayan di wilayah Perairan Nunukan. Kemarin yang bapak Kapolres turun langsung ada sebanyak 50 paket sembako," kata Andi Irwan kepada TribunKaltara.com melalui telepon seluler, pukul 19.00 Wita.

Sementara itu Irwan mengaku untuk sasaran penerima sembako berdasarkan data yang diperoleh dari Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing.

"Dalam paket sembako yang dibagikan ada beras, minyak goreng, mie instan, tepung terigu dan lain-lain. Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak dari adanya kenaikan harga BBM," ucapnya.

Irwan menuturkan selain pemberian sembako, Polres Nunukan juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait penyesuaian harga BBM.

"Upaya sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat penting disampaikan untuk mencegah gejolak di masyarakat," ujarnya.

Ngutang BBM

Terpisah, seorang nelayan bernama Irpan merasa terharu saat diberikan bantuan sembako dari Polres Nunukan.

Baca juga: Update Pelemparan Bom Molotov di Halaman Gereja Kibaid, Fraksi Partai Demokrat Nunukan: Upaya Teror

Ia menyebut kenaikan harga BBM sangat berdampak pada aktivitasnya sebagai nelayan.

Bahkan Irpan terpaksa mengutang BBM kepada temannya sebelum turun ke laut.

"Mau tidak mau ya harus ngutang. BBM naik sementara hasil dari laut tidak bisa menutupi operasional BBM. Nanti ada hasil pukat baru dibayarkan," ungkap Irpan.

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved