Berita Bulungan Terkini

Pemuda Asal Bunyu Wakili Kaltara di Ajang Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna Tingkat Nasional

Pemuda asal Bunyu Wakili Kaltara di ajang Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna Tingkat Nasional: Kita memanfaatkan akar pakis yang dianggap tak berguna.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Bupati Bulungan Syarwani saat berbincang dengan peserta Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna, Tigo, dengan produk inovasi berupa Good Fern yakni media tanam hidroponik yang terbuat dari akar pakis, pada Juni 2022 lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Pemuda asal Bunyu, Bulungan, yakni Muhammad Tigo Gunawan mewakili Provinsi Kaltara di dalam Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Nasional tahun 2022 untuk kategori unggulan.

Tigo sapaan akrabnya, mengenalkan produk media tanam untuk tanaman hidroponik yang berasal dari akar pakis.

Inovasi itu berhasil membawa Muhammad Tigo Gunawan melewati sejumlah tahapan Lomba Inovasi TTG, baik di tingkat kabupaten, tingkat provinsi dan kini di tingkat nasional.

Dirinya pun diminta mempresentasikan inovasinya itu di hadapan Dewan Juri Lomba Inovasi TTG tingkat Nasional, secara daring pada Rabu (21/9/2022).

Baca juga: UMKM Kaltara, Kuliner Pengobat Rindu Kampung Halaman, Nasi Jajan Madura Sudah ada di Bulungan Loh

Inovator media tanam hidroponik, Muhammad Tigo Gunawan. Pemuda asal Bunyu yang memproduksi media tanam yang berasal dari akar pakis dengan nama Good Fern kini mewakili Provinsi Kaltara di dalam Lomba Inovasi teknologi tepat guna (TTG) tingkat Nasional tahun 2022 untuk kategori unggulan.
Inovator media tanam hidroponik, Muhammad Tigo Gunawan. Pemuda asal Bunyu yang memproduksi media tanam yang berasal dari akar pakis dengan nama Good Fern kini mewakili Provinsi Kaltara di dalam Lomba Inovasi teknologi tepat guna (TTG) tingkat Nasional tahun 2022 untuk kategori unggulan. (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI)

"Tadi saya sampaikan tentang inovasi pemanfaatan akar pakis menjadi media tanam hidroponik," kata Muhammad Tigo Gunawan ditemui di Tanjung Selor.

"Kita memanfaatkan akar pakis yang dianggap kurang berguna, kita ubah menjadi media tanam, inovasi ini sudah berjalan 1,5 tahun terakhir," ujar Mahasiswa Universitas Terbuka ini.

Menurut Tigo, media tanam dengan nama produk Good Fern itu, kini sudah diminati oleh banyak orang.

Tak ayal, sudah banyak pesanan untuk produk media tanam itu, bahkan dari sejumlah daerah di luar Pulau Bunyu.

"Kta sudah mulai jualkan di Bunyu dan mayoritas petani hidroponik sudah gunakan ini, dan ada juga permintaan dari luar daerah seperti Tarakan, Malinau dan Balikpapan," ungkapnya.

Terkait produksi Good Fern, Tigo mengatakan, masih dalam proses pengembangan agar ke depan produknya dapat diproduksi secara lebih besar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved