Berita Nunukan Terkini

BKN Setujui 305 Formasi Seleksi PPPK di Kabupaten Nunukan, Kepala BKPSDM Surai: Tunggu Juknis

Kepala BKPSDM Nunukan Surai mengatakan tahun ini seleksi PPPK didominasi tenaga kesehatan sebanyak 150 formasi.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS
Seleksi PPPK formasi guru di SMKN 1 Nunukan pada 2021 lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI menyetujui sebanyak 305 formasi seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara tahun 2022.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nunukan, H Surai mengatakan tahun ini untuk seleksi PPPK didominasi tenaga kesehatan sebanyak 150 formasi.

Kemudian disusul tenaga teknis pemadam kebakaran sebanyak 86 formasi. Terakhir guru dengan 69 formasi.

Baca juga: BKPSDM Tana Tidung Usulkan 14 Formasi PPPK ke Kemenpan-RB, Khusus Guru yang Lolos Passing Grade

"Total ada 305 formasi seleksi PPPK yang disetujui oleh BKN. Awalnya usulkan formasi guru 70, tapi hanya 69 yang disetujui. Karena 1 orang tidak ada formasinya di Kabupaten Nunukan. Kemudian formasi tenaga teknis pemadam kebakaran kami usulkan 96 yang disetujui 86 formasi," kata Surai kepada TribunKaltara.com, Rabu (28/09/2022), pukul 14.00 Wita.

Surai menjelaskan alasan 10 orang tenaga teknis pemadam kebakaran tidak disetujui BKN, lantaran latarbelakang pendidikan yang dibutuhkan hanya untuk lulusan SMA/ SMK/ sederajat.

Sementara dari 10 orang tersebut masing-masing ada yang lulusan S1 dan D3 dengan formasi analis pemadam kebakaran dan analis terampil.

Baca juga: 777 Orang Honorer di Tarakan Belum Layak Ikut PPPK, Opsi Dialihkan Jadi Tenaga Outsourcing

"Yang dibutuhan itu tenaga teknis di lapangan. Data dari Dinas Pemadam Kebakaran yang masuk tidak disebut program studinya. Kalau sarjana sosial politik kan tidak nyambung dengan pemadam. Akhirnya sistem nolak," ucapnya.

Surai menyebut sampai saat ini BKPSDM Nunukan masih menunggu Juknis dari BKN terkait pelaksanaan seleksi PPPK tahun 2022.

"Secara anggaran masuk tahun 2022 tapi masa kerja tahun 2023. Kami tunggu juknis dari BKN untuk seleksi PPPK formasi pemadam kebakaran dan tenaga kesehatan. Kalau formasi guru sudah ada jadwal pengadaan seleksinya," ujar Surai.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nunukan, H Surai.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nunukan, H Surai. (TRIBUNKALTARA.COM/ FEBRIANUS FELIS)

Usulan Jumlah Formasi PPPK Sesuai Anggaran Daerah

Surai mengaku bahwa usulan formasi PPPK disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

Pasalnya gaji PPPK dan tunjangannya kata Surai dibebankan kepada pemerintah daerah.

Baca juga: Pelaksanaan Lokasi Tes Potensi PPPK Tenaga Kesehatan dan Guru  Berbeda, Ini Penjelasannya

"Sebetulnya kami ingin semua honorer itu bisa ikut seleksi PPPK. Tapi belanja pegawai tidak boleh menyentuh diangka 30 persen. Jadi 70 persen untuk fisik 30 persen operasional pegawai, baik PNS maupun PPPK," tuturnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(*)

Penulis: Febrianus Felis

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved