Berita Daerah Terkini

Sucipto Napi Lapas Tenggarong yang Kabur Berhasil Ditangkap, Ditemukan di Dekat Pintu Tol Palaran

Napi lapas Tenggarong yang melarikan diri akhirnya berhasil ditangkap Polsek Palaran, Rabu (4/1/2023) malam.

Editor: Junisah
TRIBUNKALTIM.CO/ HO-Polsek Palaran
Sucipto tahanan Lapas Kelas IIA Tenggarong yang melarikan diri saat berobat ke RSUD AW Sjahranie Samarinda pada Selasa (3/1/2023) lalu saat diamankan jajaran Polsek Palaran, Rabu (4/1/2023) malam tadi. 

TRIBUNKALTARA.COM, SAMARINDA - Sucipto (45) nararapidana atau Napi yang kabur saat berobat di RSUD AW Syahranie Samarinda, Kalimantan Timur akhirnya berhasil ditangkap.

Napi Lapas IIA Tenggarong ini ditangkap kembali oleh polisi Polsek Palaran, Rabu (4/1/2023) malam pukul 20.50 Wita di Jalan  dekat pintu tol Palaran Samarinda-Balikpapan.

"Tadi malam tahanan ini diamankan oleh petugas tol, kemudian dijemput anggota kami dan dibawa ke Polsek Palaran," ucap Kapolsek Palaran Kompol Tri Satria Firdaus, Kamis (5/1/2023) pagi.

Baca juga: Update Napi Tenggarong Kabur, Tangan Masih Diborgol dan Pakai Baju Tahanan, Begini Kronologinya 

Menurut Tri Satria Firdaus, setelah mendapatkan informasi  bahwa Sucipto sudah diamankan, petugas dari Lapas IIA Tenggarong langsug menjemput Napi tersebut.

"Langsung dijemput tadi malam," karanya. 

Baca juga: Izin Berobat di Rumah Sakit Samarinda, Napi Lapas Tengarong Kabur, Dikawal Dua Petugas

Sementara itu, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Kanwil Kalimantan Timur Jumadi mengungkapkan, Sucipto yang merupakan tahanan  kasus asusila tersebut sudah beberapa kali berobat ke Samarinda, karena menderita penyakit ginjal yang cukup akut.

"Karena cukup parah sakitnya, jadi diarahkan ke RSUD AW Syahranie," ucapnya.

Jumadi menceritakan, Sucipto bersama dua petugas berangkat berobat ke RSUD AW Syahranie Samarinda, Selasa  (3/1/2023), pukul 09.30 WITA.

Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib Lapas Kelas IIA Tenggarong, Halif Shodiqulamin menunjukkan foto narapidana bernama Sucipto (45) yang kabur dengan kondisi tangan terborgol dan menggunakan baju khusus warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib Lapas Kelas IIA Tenggarong, Halif Shodiqulamin menunjukkan foto narapidana bernama Sucipto (45) yang kabur dengan kondisi tangan terborgol dan menggunakan baju khusus warga binaan pemasyarakatan (WBP). (TRIBUNKALTIM.CO)

Kemudian pada pukul 14.00 WITA tahanan tersebut melarikan diri saat sedang menunggu penebusan obat.

"Jadi waktu itu mau pulang. Satu pengawal menunggu di mobil, satunya menebus obat. Pas menunggu obat itu (pelaku) dicari sudah tidak ada," bebernya.

Saat melarikan diri tangan SuciptoNapi Lapas IIA Tenggarong masih diborgol. 

(*)

Sumber:Tribunkaltim.co

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved