Bulungan Memilih

Hadapi Pemilu Serentak 2024 dan Ada 550 TPS, KPU Bulungan Sebut Masih Akan Bentuk 2 Badan Ad Hoc

Persiapan jelang Pemilu Serentak 2024 terus dilakukan oleh KPU Bulungan. Badan ad hoc yang membantu tugas penyelenggaraan pemilu pun mulai terbentuk.

TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI
Petugas KPPS saat hendak menghitung suara di TPS di Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara dalam Pilkada 2020 lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Persiapan jelang Pemilu Serentak 2024 terus dilakukan oleh KPU Bulungan. Badan ad hoc yang membantu tugas penyelenggaraan pemilu pun mulai terbentuk.

Seperti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang bertugas di tingkat kecamatan dan panitia pemungutan suara (PPS) yang bertugas di wilayah desa dan kelurahan.

Ketua KPU Bulungan Lili Suryani mengatakan masih ada sejumlah badan ad hoc yang akan dibentuk untuk menyukseskan Pemilu Serentak 2024.

Diantaranya ialah Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) di mana salah satu tugasnya ialah melakukan pencocokan dan penilitan (coklit) data pemilih.

Baca juga: Bawaslu Kaltara Beber Tiga Tahapan yang Jadi Konsentrasi Pengawasan Pemilu di Nunukan

Ketua KPU Bulungan Lili Suryani
Ketua KPU Bulungan Lili Suryani (TRIBUNKALTARA.COM / MAULANA ILHAMI FAWDI)

Badan ad hoc lainnya yang akan dibentuk ialah kelompok penyelanggara pemungutan suara (KPPS) yang bertugas dalam pemungutan suara di TPS.

"Kita masih akan bentuk Pantarlih, itu nanti dimulai 26 Januari untuk Pantarlih," kata Lili Suryani, Rabu (25/1/2023).

Menurut Lili tugas Pantarlih cukup krusial untuk memastikan data pemilih yang berhak untuk memilih adalah data yang akurat.

Karena itu Lili meminta petugas PPS nantinya dapat merekrut petugas Pantarlih yang kompeten dan berintegritas.

Adapun untuk petugas KPPS, Lili menjelaskan jumlah petugas KPPS sebanyak 7 orang dan ditambah dengan 2 Linmas di masing-masing TPS.

Baca juga: KPU Tarakan Lantik 60 Petugas PPS, Masyarakat Diminta Ikut Awasi Kinerja Jelang Pemilu 2024

Pembentukan KPPS nantinya akan dilakukan jelang pemungutan suara dilakukan.

"KPPS nanti menyesuaikan jumlah TPS apakah jumlahnya tetap 550 TPS atau bertambah atau berkurang itu nanti menunggu proses coklit," katanya.

"Untuk KPPS itu ada 9 petugas dalam satu TPS maka kalau ada 550 TPS tinggal dikalikan 9, dan pembentukannya itu mungkin itu di akhir 2023 atau di awal 2024," tuturnya.

Penulis: Maulana Ilhami Fawdi

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved