Berita Tana Tidung Terkini

Dinkes Tana Tidung Temukan Tiga Kasus Suspek Campak: Tunggu Hasil Pemeriksaan, Berharap Negatif

Tiga kasus suspek campak ditemukan Dinkes Tana Tidung, yakni dua di RSUD Ahmad Berahim dan satu di Puskesmas Kujau.

Penulis: Rismayanti | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI
Kabid P2P, Hanna Juniar ungkap Dinkes Tana Tidung masih menunggu hasil pemeriksaan tiga sampel suspek campak yang dikirimkan pada November 2022 lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Dinas Kesehatan atau Dinkes Tana Tidung ditarget melakukan pelacakan kasus campak dengan mengirim sampel setiap tahunnya.

Pada tahun 2022 lalu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit atau P2P, Hanna Juniar menyebutkan, suspek campak yang terdata di Tana Tidung, Kalimantan Utara berjumlah tiga kasus

"Itu di Puskesmas Kujau satu suspek dan RSUD Akhmad Berahim dua suspek," sebutnya.

Baca juga: Dinkes Bulungan Tegaskan Belum Ada Kasus Positif Campak, Imam Sujono: Kita Lakukan Mitigasi

Untuk memastikan, Dinkes Tana Tidung pun sudah mengirimkan sampel suspek tersebut ke Litbangkes pada November 2022 lalu.

Namun sampai saat ini, Dinkes Tana Tidung belum menerima hasil pemeriksaan sampel.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan (Dinkes) provinsi, tapi juga belum ada info. Tapi mudah-mudahan negatif lah ya. Biasanya kalau positif, kami pasti cepat dikabari," katanya.

Baca juga: Temukan 6 Kasus, Dinkes Nunukan Tetapkan KLB Campak, Sabaruddin Minta Warga Kenali Gejala Awal

Lebih lanjut Hanna sampaikan, campak merupakan penyakit infeksi menular melalui saluran nafas yang disebabkan oleh virus campak dan rubella.

Gejala yang dialami penderita biasanya demam tunggi, bercak kemerahan pada kulit disertai batuk, pilek, dan mata merah.

Ilustrasi kegiatan imunisasi campak dan rubella dilaksanakan di Dinkes Kota Tarakan beberapa waktu lalu.
Ilustrasi kegiatan imunisasi campak dan rubella dilaksanakan di Dinkes Kota Tarakan beberapa waktu lalu. (TRIBUNKALTARA.COM/ ANDI PAUSIAH)

Terkait pengobatannya pun belum ada, namun bisa dicegah dengan imunisasi campak dan rubella.

Berdasarkan data Dinkes Tana Tidung, cakupan imunisasi campak dan rubella di Tana Tidung pada tahun 2022 lalu mencapai 108 persen.

"Biasanya kalau sudah diimunisasi dan terkena campak, dia tidak memperberat keadaannya," pungkasnya.

(*)

Penulis: Risnawati

Sumber: Tribun Kaltara
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved