Berita Daerah Terkini
Kaltim Didampingi World Bank dan Tim FCPF, Juni Gubernur Isran Lelang Karbon di Mozambik Afrika
Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim ) berencana melelang karbon lagi pada Juni 2023 seperti yang telah diinformasikan World Bank atau Bank Dunia.
Isran Noor menyambut komitmen Bank Dunia guna menjual emisi karbon Kaltim selepas realisasi kompensasi hingga 2025.
Baca juga: Masalah Status Kawasan, Perdagangan Karbon Dinilai Sebagai Solusi Ekonomi Bagi Masyarakat Malinau
Potensi emisi karbon yang dimiliki Kaltim, hingga penghitungan akhir oleh tim World Bank melalui tim Program Forest Carbon Partnership Facility Carbon Fund ( FCPF-CF ) terhitung sebesar 30 juta ton emisi karbon.
Negara-negara donor hanya mampu memberi insentif sekitar 22 juta ton emisi karbon senilai 110 juta US Dollar.
"Berarti kita masih memiliki kelebihan atau sisa 8 juta ton, ini akan kita lelang secara mandiri, tetapi World Bank tetap menawarkan memfasilitasinya," tukas Isran Noor.
Kelebihan emisi karbon di Kaltim juga diyakini Isran Noor bisa dibeli oleh pihak swasta dari negara luar dengan harga yang lebih baik.
"Kalau Bank Dunia, gas buang kita dihargai 5 US Dollar. Tapi kalau kita lelang mandiri bisa saja lebih dari itu harganya per ton," ujarnya.
Namun Kaltim tetap akan tetap mengikuti mekanisme lelang atau pun tata aturan global terkait perdagangan karbon.
"Ada perusahaan yang berminat, tapi kita belum berkomunikasi intensif dengan mereka. Tapi kita perlu verifikasi ulang untuk lelang nanti," tandasnya. (*)
Penulis: TribunKaltim.co/Mohammad Fairoussaniy
Isu Beras Plastik Menyebar, Warga Balikpapan Katim Marah dan Takut, Minta Pemerintah Turun Tangan |
![]() |
---|
Beras Premium Minim di Balikpapan, Mentan Amran Lapor ke Polri dan Kejagung Soal Dugaan Mafia |
![]() |
---|
Nekat Bawa Sajam ke Markas Polisi di PPU Kaltim, Pria Asal Penajam dan Sebilah Badik Diamankan |
![]() |
---|
Diduga Sakit Hati, Cekcok Pria di Babulu PPU Kaltim Akibatkan Satu Orang Tewas, Polisi Amankan Sajam |
![]() |
---|
Diterjang Hujan dan Longsor, Wali Kota Samarinda Soroti Stabilisasi Lereng, Tunda Uji Terowongan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.