Berita Tana Tidung Terkini

Pisahkan Pedagang Basah dan Kering, Pemkab Tana Tidung Tata Ulang Pedagang Pasar Imbayud Taka

Sebagai upaya memisahkan pedagang basah dan kering, Pemkab Tana Tidung lakukan penataan ulang pedagang di Pasar Imbayud Taka Tideng Pale.

TribunKaltara.com/Rismayanti
Aktivitas pedagang di Pasar Imbayud Taka Jl Jenderal Sudirman, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (9/7/2024). (TribunKaltara.com/Rismayanti) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Pemkab Tana Tidung dalam Hal ini Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi ( Disperindagkop ) Tana Tidung lakukan penataan ulang pedagang di Pasar Imbayud Taka Tideng Pale.

Penataan yang dilakukan untuk memisahkan dagangan basah sepeti daging, ikan dan sejenisnya dengan dagangan kering seperti sayuran dan bahan lainnya.

Tujuan penataan ulang ini dilakukan agar sebaran konsumen antara lapak pasar yang baru dengan yang lama lebih merata.

Muhammad Taher, Kabid Perdagangan Disperindagkop mengungkapkan kepada TribunKaltara.com saat ditemui di Pasar Imbayud Taka, Jl Jenderal Sudirman, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Provinsi Kalimantan Utara, Selasa (9/7/2024).

Baca juga: Harga Cabai Rawit di Pasar Induk Tanjung Selor Naik Jadi Rp 91.000 Perkg, Pedagang: Masih Aman 

Harga Cabai Rawit di Pasar Imbayud Taka, Tana Tidung dijual Rp 12 ribu per ons.
Ilustrasi - Harga Cabai Rawit di Pasar Imbayud Taka, Tana Tidung dijual Rp 12 ribu per ons. (TRIBUNKALTARA.COM / RISNA)

"Kebetulan pasar di sini kan sudah lama, jadi konsumen kita kebanyakan lebih terbiasa di sini (lapak lama) makanya lapak baru itu sepi," ungkap Taher.

"Makanya kita mau tata ulang, untuk yang kering di lapak lama dan yang basah di lapak baru," sambungnya.

Adanya pemisahan ini juga dilakukan agar penataan pedagang lebih rapih dan konsumen lebih terarah saat memilih barang yang ingin dibeli.

"Setelah ditata kan pembeli yang cari ikan bisa langsung ke lapak baru, selain penataannya juga nanti lebih bagus dan lebih enak dilihat," ujarnya.

Ia mengatakan, dilakukannya penataan ini juga atas dasar permintaan masyarakat terkhusus pedagang yang sudah berjualan di lapak baru yang ada di Pasar Imbayud Taka.

"Sebetulnya penataan ini juga atas saran dari teman-teman yang minta lapak basah dijadikan satu begitu juga lapak kering," katanya.

Selain menata pedagang yang sudah sejak lama berjualan di Pasar Imbayud Taka, Disperindagkop juga meminta pedagang di pinggir jalan juga mengisi lapak yang sudah disediakan di Pasar Imbayud Taka.

"Semoga setelah penataan ini pedagang di pinggir jalan itu juga sudah tidak ada lagi," tuturnya.

"Harapan kita dengan adanya penataan ulang ini pengunjung bisa lebih nyaman dan mungkin yang datang bisa lebih banyak lagi jadi bisa meningkatkan ekonomi pedagang juga," harapnya.

Dalam melaksanakan penertiban ini, Disperindagkop juga bekerja sama dengan Satpol PP.

"Untuk penertiban, kita bekerja sama dengan Satpol PP, jadi lapaknya kita siap, mereka yang tertibkan," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved