BPJS Kesehatan Pastikan Peserta JKN Tetap Bisa Akses Layanan selama Mudik dan Libur Lebaran 2026
Peserta JKN bisa memperoleh layanan kesehatan, kapanpun, di manapun mereka membutuhkannya, termasuk dalam perjalanan mudik.
TRIBUNKALTARA.COM - Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito memastikan kesiapan layanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat diakses secara optimal selama periode libur Idul Fitri 2026.
Kesiapan layanan ini juga berlaku bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menuju kampung halaman.
Menurut Prihati, tradisi mudik memang menjadi bagian dari budaya bangsa, dimana berjuta-juta warga melakukan perjalanan lintas daerah untuk berkumpul bersama keluarga.
“Dalam situasi ini, BPJS Kesehatan berkomitmen untuk memastikan peserta JKN tetap dapat mengakses layanan kesehatan yang dibutuhkan, baik di dalam maupun di luar domisili tempat tinggalnya,” kata Prihati dalam konferensi pers online terkait Layanan BPJS Kesehatan saat Libur Idul Fitri 2026, Senin (9/3/2026).
Prihati mempertegas, bahwa perlindungan kesehatan tidak mengenal wilayah.
Artinya peserta JKN bisa memperoleh layanan kesehatan, kapanpun, di manapun mereka membutuhkannya, termasuk dalam perjalanan mudik.
“Komitmen ini sejalan dengan prinsip portabilitas program JKN yaitu peserta tetap mendapatkan pelayanan kesehatan meskipun berada di luar fasilitas kesehatan tingkat 1, tempat mereka terdaftar,” kata Dirut BPJS Kesehatan ini.
Dengan prinsip ini peserta JKN tetap dapat memperoleh layanan kesehatan terutama dalam kondisi darurat maupun kebutuhan medis tertenru selaa menjalani perjalanan mudik.
Lebih lanjut, Prihati mengatakan BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 23 ribu lebih faskes tingkat 1, tiga ribu lebih rumah sakit, serta 6 ribuan faskes penunjang seperti apotek, optik dan laboratorium yang tersebar di seluruh Indonesia.
Sementara itu, BPJS Kesehatan memiliki 126 kantor cabang dan 388 kantor di kabupaten/kota.
“Infrastruktur pelayanan ini menjadi bagian penting bahwa layanan program JKN tetap dapat diakses oleh masyarakat secara luas. Kita pastikan kantor-kantor tersebut tidak tutup dan ada petugas piketnya selama libur lebaran ini,” kata Prihati.
Untuk memudahkan masyarakat, BPJS Kesehatan juga menyediakan beberapa kanal layanan informasi dan pengaduan yang dapat diakses kapan saja.
Mulai dari aplikasi Mobile JKN, layanan PANDAWA di nomor 0811-8165-165 maupun Care Center 165.
“Dengan berbagai langkah tersebut peserta JKN dapat merasa lebih aman, lebih tenang dan terlindungi ketika membutuhkan layanan kesehatan pada saat mudik dan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP),” pungkas Prihati.
Untuk memastikan layanan administrasi tetap tersedia, BPJS Kesehatan membuka layanan di 126 kantor cabang pada 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat.
| Lewat TikTok, BPJS On Air Permudah Akses Informasi JKN |
|
|---|
| BPJS Kesehatan Tarakan Harap Ada Satu Puskesmas Sedia Layanan Poli 24 Jam |
|
|---|
| Tunggakan Iuran Peserta BPJS Kesehatan di Tarakan Capai Rp41 Miliar, Wacana Pemutihan Tunggu Perpres |
|
|---|
| DPRD Tarakan Usulkan Poli Buka Layanan 24 Jam dan Bangun Puskesmas Baru, Dinkes Sebut Terkendala SDM |
|
|---|
| Breaking News Tindaklanjuti Laporan Warga, Komisi II DPRD Tarakan Panggil Dinkes dan BPJS Kesehatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/20260310-dirut-bpjs-kesehatan-konpes.jpg)