Senin, 18 Mei 2026

BPJS Kesehatan Pastikan Peserta JKN Tetap Bisa Akses Layanan selama Mudik dan Libur Lebaran 2026

Peserta JKN bisa memperoleh layanan kesehatan, kapanpun, di manapun mereka membutuhkannya, termasuk dalam perjalanan mudik.

Tayang:
Editor: Adhinata Kusuma
TANGKAPAN LAYAR YOUTUBE BPJS KESEHATAN
LAYANAN MAKSIMAL - Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito dalam konferensi pers online terkait Layanan BPJS Kesehatan saat Libur Idul Fitri 2026, Senin (9/3/2026). BPJS Kesehatan berkomitmen memastikan kesiapan layanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat diakses secara optimal selama periode libur Idul Fitri 2026. 

TRIBUNKALTARA.COM  -  Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito memastikan kesiapan layanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap dapat diakses secara optimal selama periode libur Idul Fitri 2026.

Kesiapan layanan ini juga berlaku bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menuju kampung halaman.

Menurut Prihati, tradisi mudik memang menjadi bagian dari budaya bangsa, dimana berjuta-juta warga melakukan perjalanan lintas daerah untuk berkumpul bersama keluarga.

“Dalam situasi ini, BPJS Kesehatan berkomitmen untuk memastikan peserta JKN tetap dapat mengakses layanan kesehatan yang dibutuhkan, baik di dalam maupun di luar domisili tempat tinggalnya,” kata Prihati dalam konferensi pers online terkait Layanan BPJS Kesehatan saat Libur Idul Fitri 2026, Senin (9/3/2026).  

Prihati mempertegas, bahwa perlindungan kesehatan tidak mengenal wilayah. 

Artinya peserta JKN bisa memperoleh layanan kesehatan, kapanpun, di manapun mereka membutuhkannya, termasuk dalam perjalanan mudik. 

“Komitmen ini sejalan dengan prinsip portabilitas program JKN yaitu peserta tetap mendapatkan pelayanan kesehatan meskipun berada di luar fasilitas kesehatan tingkat 1, tempat mereka terdaftar,” kata Dirut BPJS Kesehatan ini. 

Dengan prinsip ini peserta JKN tetap dapat memperoleh layanan kesehatan terutama dalam kondisi darurat maupun kebutuhan medis tertenru selaa menjalani perjalanan mudik.

Lebih lanjut, Prihati  mengatakan BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 23 ribu lebih faskes tingkat 1,  tiga ribu lebih rumah sakit, serta 6 ribuan faskes penunjang seperti apotek, optik dan laboratorium yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Sementara itu, BPJS Kesehatan memiliki 126 kantor cabang dan 388 kantor di kabupaten/kota. 

“Infrastruktur pelayanan ini menjadi bagian penting bahwa  layanan program JKN tetap dapat diakses  oleh masyarakat secara luas.  Kita pastikan kantor-kantor tersebut tidak tutup dan ada petugas piketnya selama libur lebaran ini,” kata Prihati.  

Untuk memudahkan masyarakat, BPJS Kesehatan juga menyediakan beberapa kanal layanan informasi dan pengaduan yang dapat diakses kapan saja.

Mulai dari aplikasi Mobile JKN, layanan PANDAWA di nomor 0811-8165-165 maupun Care Center 165.

“Dengan berbagai langkah tersebut peserta JKN dapat merasa lebih aman, lebih tenang dan terlindungi ketika membutuhkan layanan kesehatan pada saat mudik dan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP),” pungkas Prihati. 

Untuk memastikan layanan administrasi tetap tersedia, BPJS Kesehatan membuka layanan di 126 kantor cabang pada 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved